Suasana ujian disertasi program S3 Pendidikan Agama Islam Multikultural Unisma. (FT/IST)

MALANG | duta.co – Program S3 Pendidikan Agama Islam Multikultural Universitas Islam Malang (Unisma) berkomitmen penuh untuk luluskan mahasiswanya tepat waktu. Meski badai virus Corona belum berlalu, daya upaya ditempuh kampus kebanggaan NU ini agar  tetap menjaga mutu.

Menurut Rektor Unisma, Prof Dr H Masykuri Bakri MSi, bahwa meski dalam masa pandemi Covid 19, ujian disertasi S3 harus tetap berlangsung. Salah satu solusi agar jadwal akademis tetap dalam koridor sesuai waktu yakni dengan memanfaatkan teknologi. Maka jadwal ujian terbuka yang biasanya diikuti keluarga, dan kolega mahasiswa program S3 diselenggarakan terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

“Sebagaimana ujian disertasi umumnya, calon doktor hadir bertatap muka langsung. Sedangkan pihak keluarga dan koleganya  mengikuti dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Dengan sesuai jadwal akademis, berarti pihak kampus telah memenuhi hak kandidat doktor untuk lulus tepat waktu,” ungkap Masykuri.

Orang nomor satu di Unisma ini mengatakan pula, program S3 Pendidikan Agama Islam Multikultural di kampus ini merupakan satu-satunya Strata tiga di Indonesia yang menekankan internalisasi nilai, aktualisasi sikap, dan prilaku multikultural.

“Kami tetap hati-hati dalam pendemi, namun proses pembimbingan dan praktek perkuliahan harus tetap berlangsung. Inovasi perkuliahan dan inovasi pendidikan harus berjalan serta berkembang,” tandasnya.

Ditambahkan Direktur Pascasarjana Unisma, Prof Mas’ud Said MM PhD, ada keunikan ujian disertasi kali ini. Jika tahun-tahun sebelumnya dapat meluluskan 4 sampai 6 doktor, justru saat pendemi ini berhasil meluluskan 6 sampai 7 calon doktor.

“Adanya peningkatan jumlah lulusan S3 karena animo pendaftaran mahasiswanya juga melonjak naik,” ungkap Prof Mas’ud.

Dijelaskannya, animo yang tinggi ini lantaran pihak Pascasarjana Unisma senantiasa meningkatkan mutu. Di antaranya dengan inovasi pembelajaran, pengajar yang menghadirkan langsung para Guru Besar di bidangnya. Serta penyediaan sarana dan kurikulum yang khas multikultural, studi multikultural di Jawa hanya ada di Unisma.

Guna menyelaraskan mutu lulusan yang tinggi dengan lulus tepat waktu, Pascasarjana Unisma juga telah menerapkan jurus jitu. Salah satunya dengan memotivasi mahasiswa untuk fokus studi dengan arahan dosen pembimbing. Suntikan time manajemen yang terus dipompakan, yang diimbangi pula dengan sistem komunikasi efektif dilakukan oleh staf administrasi ditunjang dengan IT. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry