PERSIK : Laga penutup rangkaian uji coba Persik Kediri menjamu Persatu Tuban (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Beragam rentetan peristiwa mengakhiri rangkaian uji coba digelar Persik Kediri jelas digelarnya laga pembuka Liga II akan dihelat 22 Juni mendatang. Kurang gregetnya tim kebanggaan Kediri kemudian mundurnya pelatih kepala Nazal Mustofa, tentunya menjadi PR besar bagi Manajemen Persik Kediri.

Pernyataan terkait belum terlihatnya kemampuan pemain dan kekompakan tim ini, disampaikan Purwanto, mantan wasit terbaik Indonesia yang sehari-harinya bekerja sebagai staf DLHKP pada Pemerintah Kota Kediri untuk menggelola Stadion Brawijaya.

“Kualitas permainan terlalu monoton, seringnya kesalahan umpan dan beberapakali gagal mencetak gol, harus segera dibenahi,” ujarnya ditemui usai Persik menjamu Persitu Tuban dengan hasil akhir 0-0 di Stadion Brawijaya.

Anggota Komite Wasit PSSI ini juga mengkritik Panpel Persik dianggap tidak mampu mengendalikan suporter dianggap telah kelewat batas.

“Dalam pertandingan, suporter dilarang masuk lapangan apapun alasannya. Ini malah nyalakan flare dan kembang api meski pertandingan telah usai. Harus ada edukasi kepada penonton meski mereka masuk membeli tiket, namun harus paham aturan di dalam stadion,” tegasnya.

Seperti terlihat dalam rangkaian laga uji coba terakhir, ratusan Persikmania masuk ke dalam stadion. Bahkan, terang Purwanto, terlihat oknum suporter menyalakan flare kemudian diserahkan ke Manager Persik Benny Kurniawan usai pertandingan.

“Selalu berakhir anti klimaks, wajar saja jika suporter protes. Terus kira-kira siapa yang pantas jadi pelatih padahal nanti laga pembuka Liga II digelar di sini,” tambahnya.

Saat ini kursi kepala pelatih lowong setelah Nazal Mustofa memutuskan mundur pasca kekalahan dari Persewar Waropen. Saran diberikan Purwanto pun sederhana, dibutuhkan dua pemain di Skuad Persik.

“Pertama mampu menjadi pengatur penyerangan dan striker murni haus gol pelapis Bagas ( Septian Satria Bagaskara, red),” kata Purwanto. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.