SAMBUTAN : Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris MAg saat memberikan sambutan di acara Halal Bi Halal 1440 Hijriah. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Universitasi Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang rencananya pada tahun ajaran baru ini akan menambah kuota mahasiswa baru. Penambahan jumlah mahasiswa baru ini terkait kapasitas daya tampung Ma’had yang tahun ini sudah rampung dibangun. Tak hanya fasilitas yang terus ditambah, lebih dari itu kualitas perkuliahan juga ditingkatkan.

Hal tersebut diatas disampaikan Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg seusai menghadiri Halal Bi Halal pegawai di lingkungan UIN Malang. Acara bertajuk ‘Diseminasi dan Pembinaan Mental Pegawai dan Masyarakat Perkuat Silaturahmi Menuju Perguruan Tinggi Unggul’ di selenggarakan gedung Rektorat lantai V kampus UIN Maliki Malang, Rabu (12/06/2019).

Menurut orang nomor satu di kampus Islam ini, penambahan kuota sebesar  kurang lebih 15 % ini lantaran Ma’had kampus sudah menambah daya tampungnya.

“Karena mahasiswa baru di UIN Malang ini diwajibkan mondok selama setahun di Ma’had. Jadi ini terkait daya tampung Ma’had, dimana Ma’had baru ini dapat menampung lebih dari 500 mahasiswa sudah selesai dikerjakan,” ungkap Prof Haris.

Selanjutnya Rektor UIN Maliki Malang ini membeberkan, dari kuota tahun kemarin yang berjumlah 3.425 mahasiswa, untuk tahun penerimaan mahasiswa baru kali ini menjadi 4 ribu mahasiswa baru yang akan diterima.

Mengenai ratio dosen dan mahasiswa serta jumlah ruangan perkulihan sebenarnya sudah memenuhi jika menambah jumlah mahasiswa. Lantaran dosen yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di kampus ini lebih dari 100 orang, yang dengan jumlah tersebut masih memenuhi kebutuhan tenaga mengajar.

Berkaitan dengan penambahan jumlah mahasiswa baru tersebut, nantinya hampir semua program studi ditambah kuotanya, namun hanya 3 prodi seperti Farmasi, Kedokteran serta PAI yang belum bisa ditambah. Namun terkait dengan peningkatan mutu,dari 39 prodi yang sudah akreditasi hampir separuhnya meraih nilai A.

“Upaya gencar untuk melakukan akreditasi dan reakreditasi di semua prodi  kami laksanakan, bahkan terdapat 3 prodi yang siap diajukan untuk akreditasi tingkat Internasional yakni PAI, Biologi dan Al Ahwal Al Syakhiyyah,” ujar Rektor kelahiran Lamongan ini.

Disinggung mengenai acara Halal Bi Halal yang usai digelar, Prof Haris menyampaikan bahwa tradisi saling memaafkan dan saling mendukung sudah lama dibangun di UIN Maliki. Jika sebelumnya ada pihak yang merasa terpinggirkan, tidak terakomodir maka momen Halal Bi Halal ini untuk menyatukan rasa persaudaraan sesama muslim yang terasa sedikit renggang.

“Saya sendiri selaku Pimpinan yang tugasnya melayani, sangat mungkin dalam melayani dirasa kurang. Maka dengan diselenggarkannya acara semacam ini sebagai sarana saya secara pribadi memohon maaf.”  kata Rektor UIN Maliki Malang ini menyudahi. dah

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.