MALANG | duta.co – Peringati Hari Bumi Internasional, Kementrian Agama Republik Indonesia menginstruksikan penanaman Sejuta Pohon Matoa. Salah satunya di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok. Sayangnya di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang memiliki hutan kampus justru tidak ada kegiatan sama sekali.

Kemenag memang telah menyiapkan program khusus menyambut peringatan Hari Bumi 2025 ini. Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya akan melalukan penanaman satu juta pohon di berbagai daerah di Indonesia. Seperti yang dikutip dari laman Kemenag, Senin (21/4/2025).

Kemenag pada awal 2025 telah merilis delapan program prioritas yang disebut dengan Asta Protas, satu di antaranya program Ekoteologi. Istilah Ekoteologi sendiri bisa dipahami sebagai konsep yang membahas tentang inter-relasi antara pandangan teologis-filosofis yang terkandung dalam ajaran agama dengan alam, khususnya lingkungan.

Tema peringatan Hari Bumi tahun ini “Energi Kita, Planet Kita”. Artinya mengajak semua orang di seluruh dunia untuk bersatu mendukung energi terbarukan.

Sayang UIN Maliki Malang tidak menyelenggarakan kegiatan apapun di Hutan Kampus Kehati. Padahal luasan hutan ini (RTH) mencapai 30â„… dari total 100 hektar dikawasan kampus III.

Letak dari kampus III UIN Maliki sendiri berada di  Kota Batu dan Kabupaten Malang, yang mencakup tiga desa yaitu Tlekung, Junrejo dan Sumbersekar Dau Kabupaten Malang. Daerah ini merupakan kawasan daerah tangkapan air di hulu DAS Brantas.

Founder Alamku Hijau sekaligus Ketum Baskomas Fitri Harianto yang akrab disapa Cak Ndan menanggapi perihal ini. Ia ketika dikonfirmasi menyatakan tidak ada kegiatan penanaman sama sekali di area hutan kampus kehati.

Padahal instruksi dari Kemenag untuk memperingati Hari Bumi kali ini sangat jelas. Yakni diharapkan seluruh jajaran dari Kementrian Agama turut berkontribusi menyukseskan program menanam sejuta pohon Matoa.