Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg (kanan) saat menjadi Host Syiar Ramadan, dengan narasumber Pimpinan PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, yang juga pengasuh PP Sabilurosyad.

MALANG | duta.co – Universitas Islam Negeri (UIN)  Malang bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuki Mustamar akan mencetak kaderisasi ulama yang unggul. Kiai Marzuki ini juga pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sabilurosyad Kota Malang yang merupakan PP yang dirangkul kampus ini.

Menurut KH Marzuki Mustamar, banyak ulama yang sudah wafat, namun diharapkan mati satu tumbuh seribu. Maka PP sebagai gudang calon ulama yang dapat meneruskan tongkat estafet perjuangan dakwah tersebut. Di sisi lain, banyak tokoh-tokoh agama yang memiliki putra putri yang kuliah di Malang, namun mereka ingin anaknya terjaga agamanya. Maka kehadiran PP Sabiluh Rosyad menjadi jawaban atas kegamangan tersebut.

“Saya yakin melalui kerjasama dengan UIN Malang, kehadiran Pondok Pesantren ini sebagai upaya mencetak kaderisasi ulama yang unggul,” ungkap Kiai Marzuki saat digelar Talk Show Syiar Ramadan yang diselenggarakan UIN Malang.

Dialog dan diskusi ini menghadirkan tokoh-tokoh penting, baik dari dalam kampus juga luar kampus. Dari pejabat Kepala Daerah hingga Kyai-kyai terkemuka, pimpinan pondok pesantren besar tentunya.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim sendiri, Prof Dr Abdul Haris MAg yang renyah memandu acara. Perbincangan hangat ini dapat disaksikan melalui chanel You Tube UIN Malang.

Menurut Prof Haris, kampus Universitas Islam Negeri Malang sendiri berupaya membekali lulusannya dengan dasar agama yang kuat. Termasuk di dalamnya, merangkul santri-santri pondok pesantren agar menjadi Input, cikal bakal wisudawan yang unggul.

Rektor yang dikenal inovatif ini kemudian menyoroti mengenai perlu juga komitmen terhadap lulusan pondok, agar jerih payah mereka menuntut ilmu agama tidak sia-sia. UIN sendiri telah bekerjasama dengan Kementrian Agama tingkat propinsi untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang sekaligus santri yang aktif mengajar diniyah. (adv/dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry