PRODUK OLAHAN: Salah satu Mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya saat menunjukkan hasil olahan mereka dari bahan tanaman obat Indonesia yang diolah menjadi minuman kekinian dalam Pameran Kreasi Produk Makanan dan Minuman di Ubaya Jumat (29/11/2019). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA | duta.co  – Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) buat 14 kreasi produk makanan dan minuman kekinian dari bahan tanaman obat asli Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk project health promotion dari mata kuliah Obat Asli Indonesia (OAI). Produk olahan makanan dan minuman yang telah dibuat akan dipamerkan dalam mini bazaar yang digelar Jumat (29/11/2019) di Hall Gedung FF, Kampus Ubaya Tenggilis Surabaya.

Dr Finna Setiawan, SFarm, MSi. Dosen Fakultas Farmasi Ubaya menuturkan bahwa kegiatan mini bazaar semester ini mengusung tema “Minuman Tradisional Di Era Milenial”. Pemilihan tema ini bertujuan mengajak mahasiswa agar mampu berinovasi membuat produk makanan dan minuman tradisional yang sehat sekaligus bisa diterima masyarakat khususnya generasi milenial.

“Mata kuliah OAI merupakan mata kuliah pilihan yang diikuti mayoritas oleh mahasiswa semester tujuh. Adanya kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa berinovasi dalam membuat kreasi produk dari bahan alami Indonesia sehingga lebih disukai oleh generasi milenial. Disamping itu, melalui kegiatan ini mahasiswa juga melakukan health promotion kepada masyarakat bahwa bahan alami Indonesia yang terkesan tradisional juga bisa dinikmati dengan cara kekinian,” ungkap Finna selaku Dosen Pendamping sekaligus Dosen Pengampu Mata Kuliah OAI.

Pembuatan kreasi produk dari bahan alami Indonesia dilakukan oleh mahasiswa tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya dengan menggunakan tanaman obat asli Indonesia seperti jahe, kunyit, asam, secang, rosella, kemangi, bunga telang, dan kelor. Bahan alami dari tanaman obat asli Indonesia diolah oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya menjadi produk makanan dan minuman yang lebih modern serta memiliki nilai gizi yang baik bagi kesehatan tubuh.

Pada mini bazaar ini, terdapat 14 kelompok yang menampilkan produk. Produk yang dipamerkan dalam mini bazaar terdiri dari 11 produk minuman dan tiga produk makanan kekinian. Nantinya, setiap kelompok bertugas untuk melakukan presentasi dan menjelaskan kepada pengunjung terkait produk, komposisi, keunggulan, dan manfaatnya bagi kesehatan. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh civitas akademika Ubaya. Pengunjung yang hadir dapat berkeliling untuk melihat inovasi produk mahasiswa sekaligus dapat mencicipi makanan dan minuman yang telah disediakan.

“Selain melatih kreativitas dalam membuat produk yang kaya nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan, secara tidak langsung mahasiswa juga ikut mengembangkan kemampuan mereka dalam berwirausaha. Saya berharap mahasiswa bisa lebih inovatif dan kreatif untuk mempromosikan pola hidup sehat di masyarakat. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang berasal dari bahan alam asli Indonesia. Mengingat Indonesia kaya akan bahan alam terutama tanaman obat yang memiliki khasiat baik bagi kesehatan,” pungkas Finna. wik

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry