BUKA PRODI BARU : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto (dua dari kanan)saat mencoba mengeakan kacamata virtual didampingi Rektor Universitas Surabaya, Benny Lianto (kanan) saat peresmian enam program studi baru di Gedung Perpustakaan Kampus Ubaya Surabaya, Rabu (12/2/2020) malam. DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA l duta.co – Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) langsung membuka enam program (prodi) baru. Peresmian pembukaan langsung dilakukan Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto didampingi Rektor Ubaya Ir. Benny Lianto dan Dekan Fakultas Teknik Ubaya, Eric Wibisono, Rabu (12/2/2020).

Enam prodi baru  itu antara lain Data Science & Artificial Intelligence (DSAI), Game Development, Network & Cyber Securtiy, Information Management & Enterprise Systems (IMES), Biomedical Electronics  dan Teknik Mesin dan Manufaktur atau Mechanical & Manufacturing Engineering.

Eric Wibisono mengatakan enam prodi baru ini sudah sejak lama dipersiapkan untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan berdaya saing dalam menghadapi era revolusi 4.0. Ini j uga dibuka sejalan dengan kebijakan pemerintah khususnya dalam pemberian porsi magang maupun praktik lapangan pada kurikulum pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa.

“Kita membuat program ini agar mahasiswa lebih fokus pada bidang yang sesuai dengan kemampuan dan minat yang ingin dikembangkan. Pada tahun kedua mahasiswa akan memilih program sesuai dengan bidang yang diminati. Dosen akan membantu dalam mengarahkan kemampuan dan minat mahasiswa dalam memilih program yang sesuai berdasarkan evaluasi pembelajaran di tahun pertama,” jelas Eric.

Prodi-prodi baru ini membuka banyak pilihan bagi mahasiswa yang tertarik di bidang informatika, elektro dan manufaktur.  Eric Indonesia menyontohkan saat ini membutuhkan alat-alat kesehatan yang dapat dikembangkan sendiri oleh anak-anak Indonesia.

“Sebelumnya, Program Studi Teknik Elektro Ubaya telah memiliki dua program yaitu Telecommunication Networks Design dan Industrial Robotics yang bisa masuk dalam bidang telekomunikasi maupun manufaktur. Namun, Ubaya ingin terus mengembangkan Teknik Elektro dengan membuka program baru Biomedical Electronics yang tergolong unik karena memiliki sasaran serta segmen baru di bidang kesehatan,” ungkap Eric.  wik

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry