Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS, saat sesi press conference dengan awak media melalui Zoom Meeting.

MALANG | duta.co – Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar upacara penerimaan mahasiswa baru yang diberi nama Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Meski  situasi pandemi Covid-19, PKKMB 2020 dilakukan secara daring, namun mengedepankan kreativitas dan produktivitas.

Menurut Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS, PKKMB yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu sampai Minggu (19-20/09/2020). Diikuti tujuh belas ribu mahasiswa baru program S1 dan Vokasi. PKKMB ini merupakan salah satu kegiatan Rangkaian Acara Jelajah Almamater Universitas Brawijaya (RAJA Brawijaya) Online 2020.

“Tema PKKMB di tengah pandemi ini, ‘Kreatif dan Produktif di Era Pandemi’. Jadi meskipun wabah Covid 19 mendera, namun masih mengedepankan inovasi,” ungkapnya saat sesi Perskon, Sabtu (19/09).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh rektor di Gedung Samantha Krida, dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, fakultas, dan lembaga, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam kesempatan ini, dilakukan penyerahan secara simbolis jas almamater oleh Rektor kepada perwakilan mahasiswa baru, yang diikuti mahasiswa baru dari tempat masing-masing. Juga penyerahan secara simbolis beasiswa kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah, Beasiswa Yayasan Unibraw Abadi, Beasiswa Bazis UB, dan Beasiswa Difabel.

Setelah pembukaan, kegiatan PKKMB di hari pertama ini diisi dengan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan dilanjutkan Kuliah Tamu oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Untuk pembekalan mahasiswa baru, disampaikan berbagai materi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya.

Materi yang diberikan antara lain, Pembinaan Kesadaran Bela Negara, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Revolusi Mental, Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka), Kode Etik Mahasiswa UB, Pembentukan Karakter Mahasiswa, Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme, serta Motivasi Belajar dan Jiwa Kewirausahaan.

Sedangkan di hari kedua, mahasiswa baru juga akan diberikan materi tentang Kegiatan Kemahasiswaan dan Organisasi Kemahasiswaan, Perguruan Tinggi di Era New Normal, Kesadaran Lingkungan dan Kesiapsiagaan Bencana, Penjelasan tentang UKT Mahasiswa, Penjelasan tentang Layanan Perpustakaan, Layanan RS UB dan Klinik UB, Layanan Konseling, Pengenalan Lembaga Kemahasiswaan (EM, DPM, UKM), IT dan E-Complaint, Pengenalan BUNA dan BUA.

Kegiatan daring yang melibatkan ribuan mahasiswa baru ini, diatur dengan membagi mereka ke dalam 64 klaster. Masing-masing klaster terdiri dari 250 mahasiswa baru yang tergabung dalam satu aplikasi Google Classroom (GC), dan dibimbing oleh seorang operator.

Koordinasi dan penugasan mahasiswa baru akan dikendalikan melalui GC. Selain GC, UB juga menggunakan aplikasi Zoom Meeting untuk setiap 1000 peserta yang dipimpin seorang operator. Sehingga ada 64 operator GC dan 16 Operator Zoom untuk mengelola kagiatan agar informasi cepat tersampaikan dan mahasiswa baru dapat merespon dengan baik. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry