POIN : Pertandingan Persik Kediri menjamu Persis Solo di Stadion Brawijaya (Nanang Priyo/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Bermain dihadapan ribuan Persikmania, anak- anak Macan putih menerapkan pola menyerang sejak menit awal, Jumat (6/9) sore di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

Tanpa hadirnya Septian Satria Bagaskara sebagai juru gedor dan Alexvan Djin di barisan pertahanan, memang cukup mempengaruhi kekuatan tim ini. Apalagi Coach Budiarjo Thalib juga harus menepi dua pekan lagi atas sangsi diberikan PSSI.

Saling serang dan beberapakali peluang emas, kedua tim terbuang sia-sia, sejak menit awal, dipimpin wasit Sance Lawita dari Sulawesi Utara.

Namun perjuangan anak-anak Macan Putih, akhirnya berbuah gol. Umpan lambung diberikan Alfian Agung, disambut heading Wimba Sutan Fanosa, pemain rekrutan baru di putaran kedua.

Buang Peluang Emas

POIN : Pertandingan Persik Kediri menjamu Persis Solo di Stadion Brawijaya (Nanang Priyo/duta.co)

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali saling serang namun sejumlah peluang emas tidak mampu juga buahkan gol.

Tendang keras Sandrian hanya membentur tiang gawang kemudian bola meninggalkan lapangan. Begitu juga saat lepas dari jebakan off side, Wimba tinggal berhadapan dengan kiper, tendangannya melenceng di tiang jauh.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-0 untuk Persik. Dengan tambahan tiga poin ini, sementara Macan Putih dengan poin 20, kembali berada di pemuncak tahta sementara Liga II Wilayah Timur.

“Anak-anak secara umum telah bekerja keras di babak kedua. Kemudian di babak kedua, kami minta pressing bola-bola atas,” terang Asisten Pelatih Persik, Alfiat usai pertandingan.

Aksi Damai Suporter

POIN : Aksi damai dari kedua suporter di Stadion Brawijaya (Nanang Priyo/duta.co)

M. Choirul Huda, Pelatih Persis Solo mengakui tidak mampu berbuat banyak, seperti halnya Persik Kediri, mereka juga tidak mampu memainkan 5 pemain intinya pada pertandingan ini.

“Gol Persik tadi seharusnya tidak tercipta, jika anak-anak konsentrasi. Kami juga memiliki beberapa peluang, namun tanpa 5 pemain inti, ini sebagai cambuk untuk pertandingan berikutnya,” terangnya. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry