Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (kanan) menyampaikan Puncak Hari Jadi Nganjuk ke 1088, bakal digelar Tumpengan Massal dan Parade Kesenian Jaranan.

NGANJUK | duta.co – Gerakan Kerja Bakti Serentak di seluruh desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk sukses diselenggarakan. Selanjutnya bersiap menggelar dua agenda besar yaitu Tumpengan Massal dan Parade Kesenian Jaranan sebagai puncak rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1088 Kabupaten Nganjuk.

Hal ini disampaikan Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, usai meninjau pelaksanaan Gerakan Kerja Bakti Serentak di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Senin (14/4/2025).

Peringatan hari jadi Nganjuk tahun 2025 ini akan semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan diawali dengan kirim doa dan tasyakuran di Masjid Al-Mubarok Berbek, dilanjutkan upacara bendera di Alun-Alun Nganjuk, serta prosesi adat Manusuk Sima di Candi Lor Desa Candirejo Kecamatan Loceret.

Menurut Bupati Marhaen Djumadi, kegiatan selanjutnya, Pemkab Nganjuk juga akan menggelar Pameran Pembangunan di GOR Bung Karno pada 17–19 April 2025, di mana pada pameran tersebut akan menghadirkan sekitar 50 stand dari pelaku UMKM, instansi pemerintah, dan pihak swasta sebagai ajang promosi serta edukasi mengenai capaian pembangunan daerah, serta bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas bertambahnya usia Kabupaten Nganjuk.

“Dan pada tanggal 27 April nanti, kita akan menggelar tumpengan sebanyak 1.088 tumpeng yang akan dikumpulkan di Alun-alun Nganjuk dan sepanjang jalan sekitarnya,” ujarnya.

Dikatakan, Tumpeng merupakan simbol budaya masyarakat Jawa yang sarat makna, sebagai wujud rasa syukur dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Selanjutnya, pada gelaran Parade Kesenian Jaranan nanti akan melibatkan para seniman jaranan dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk. Untuk pelaksanaannya, Pemkab Nganjuk masih melakukan koordinasi lebih lanjut terkait jadwal, lokasi, dan teknis pelaksanaannya.

Kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali kekayaan budaya lokal, karena Nganjuk dikenal sebagai daerah dengan tradisi kesenian jaranan yang kuat.

“Nanti masyarakat Nganjuk bisa menikmati seluruh rangkaian Hari Jadi ini dengan penuh suka cita. Mari kita wujudkan bersama Nganjuk yang melesat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (deka)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry