Wakil Ketua Yayasan Wijaya Kusuma, Djoko Adi Walujo menerima hasil kreasi mahasiswa FEB UWKS didampingi jajaran dekanat FEB saat business Day, di halaman Kampus UWKS, Senin (2/6/2025). DUTA/ist
SURABAYA | duta.co – Rizal Mahendra, mahasiswa semester dua, jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), bersama temannya sibuk mempromosikan macaroni schotel. Dengan harga Rp 10 ribu dan Rp 12 ribu, Rizal menyebut jualan dia dan teman-temannya sangat enak.

Promosi produk itu ditampilkan mahasiswa semester dua jurusan Manajemen dan Akuntansi, FEB UWKS dalam Business Day, 2-4 Juni 2025.

Rizal mengaku sengaja membuat macaroni schotel karena makanan itu sangat disukai genzi. “Kuliner sedang tren. Dan kami ini mengamati apa makanan yang disukai genzi ternyata salah satunya macaroni schotel. Karena selain bisa sebagai makanan berat juga bisa untuk camilan,” ujarnya.

Kelompok Rizal dan 28 kelompok lainnya memamerkan produk kreasi mereka baik makanan dan minuman selama tiga hari gelaran business day. Ada dua jurusan yang mengikuti kegiatan ini yakni Manajemen dan Akuntansi. Sementara yang Ekonomi Pembangunan jadwalnya  menyusul.

Kegiatan bertajuk FEB UWKS Business Day ini menjadi ajang kreativitas mahasiswa di bidang bisnis.

“Kegiatan ini wajib diikuti mahasiwa FEB. Kita berikan ruang seluas luasnya bagi mahasiswa untuk menampilkan ide ide bisnis mereka. Bebas tanpa kita batasi,” terang Dekan FEB, Gimanto Gunawan.

Dia mengatakan, business day ini selain mengasah kreativitas, juga sebagai bekal mahasiswa setelah lulus nanti diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja yang luas dan menyerap tenaga kerja. “Itu harapan kami. Apalagi dari yayasan juga menghendaki karakter yang kuat menjadi kampus enterprener,” tambah Gimanto.

Wakil Dekan 1, Kristiningsih menambahkan, kegiatan ini bukan hanya rutinitas tahunan namun juga dilombakan. Pihaknya mendatangkan juri dari luar kampus yang menilai stan stan mahasiwa ini dari berbagai aspek. “Juri ini nanti yang akan menilai menu, cita rasa, tampilan dan lainnya,” jelas Kristiningsih.

Wakil Ketua Yayasan Wijaya Kusuma, Djoko Adi Walujo mengapresiasi kegiatan mahasiswa FEB. “Kita harus memunculkan karakter yang kuat bahwa kampus Wijaya Kusuma sebagai kampus wirausaha, kampus enterprener,” ungkapnya.

Dikatakannya ekosistem kewirausahaan seperti yang diharapkan yayasan ini harus ditumbuhkan. FEB harus mempelopori kegiatan semacam ini agar yang lain juga mengikuti. “Dan di UWKS ini semua jurusan memiliki program kewirausahaan. Nantinya kita akan bikin expo yang lebih besar yang diikuti semua mahasiswa berbagai jurusan,” tukasnya. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry