Pakar Komunikasi UI Ade Armando (IST)
Pakar Komunikasi UI Ade Armando (IST)

JAKARTA | Duta.co – Pakar komunikasi Universitas Indonesia Depok, Jawa Barat, Ade Armando, akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pelanggaraan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ade menulis ‘Allah Bukan Orang Arab’ dalam akun Facebook-nya sehingga dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya oleh  pengguna Twitter bernama Johan Khan pada 23 Mei 2016 lalu.

“Ade Armando sudah ditetapkan sebagai tersangka UU ITE,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol  Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (25/1/2017).

Pelapor menganggap pernyataan Ade bahwa ‘Allah Bukan Orang Arab’ menistakan agama Islam. Johan Khan melapor ke polisi karena Ade tidak mau minta maaf dalam waktu 1×24 jam atas pernyataannya tersebut.

Atas laporan dugaan penistaan agama tersebut, Ade pun terancam dijerat Pasal 156 a dan atau Pasal 28 (2) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Pendukung LGBT

Sebelumnyha, Ade yang juga dosen di Universitas Paramadina ini jug a mempertanyakan status haram dalam Islam terkait kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

“Apa pun sikap kita, dalam dunia yang mengalami globalisasi isu LGBT memang secara tak terhindarkan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi penting bagi umat Islam untuk membicarakan kembali cara pandang terhadap LGBT, termasuk bila perlu meninjau kembali sikap yang sudah tertanam selama ini,” kata Ade Armando dalam artikel yang diunggah Madinaonline.id beberapa waktu lalu.

Dia menggugat ajaran agama Islam yang tidak menoleransi umat yang terlibat LGBT. Selama ini, kata dia, ada persepsi kuat bahwa Islam menolak sama sekali LGBT.

“Karena itu, kendatipun LGBT ada di Indonesia, kalangan tersebut tetap dipandang dengan sebelah mata, dijauhi atau bahkan dibenci oleh para pemeluk taat Islam. Ada anggapan kuat bahwa LGBT adalah penyakit masyarakat, kejahatan atau sesuatu yang dikutuk oleh Tuhan,” kata Ade.

Ade pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukanlah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.

“Pertanyaannya: dari manakah datangnya perasaan tersebut selain bahwa memang Allah menciptakan manusia dengan potensi perasaan itu? Dengan kata lain, bisa jadi ketertarikan terhadap sesama jenis itu adalah suatu hal yang alamiah dan memang diciptakan Tuhan.”

Ade melanjutkan argumennya melalui akun Twitter, @adearmando1. Merasa banyak yang menyerangnya, ia malah menantang balik para pihak yang tak setuju dengan pendapatnya. “Mereka marah karena saya bilang Allah tidak mengharamkan LGBT. Kalau tidak sepakat, bantah saya dengan bukti. Jangan maki2,” kata Ade. hud, net

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.