PERUBAHAN : Sejumlah partai dikabarkan bersatu dan siap menghadang Dinasti Kediri (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Mungkin ini sebuah jawaban kenapa sejumlah partai selain PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, memilih belum membuka tahapan penjaringan dalam Pilkada Serentak 2020. Disampaikan Ketua DPD Nasdem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono bahwa sikap partainya jelas dan tegas, mengusung perubahan dan ternyat mendapat respon positif dari sejumlah partai lainnya.

Dengan mengusung Gerakan Rakyat Koalisi Kediri Bersatu, menurut kabar tersiar terdiri tujuh partai diantaranya PKB, Nasdem, Gerindra, PAN, Demokrat, PPP dan PKS. Kolaborasi dan sinergi kelompok Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah, pun wujud kekuatan gerakan alumni PMII dan HMI, dikabarkan turut berada di dalamnya.

Sejumlah tokoh-tokoh NU baik di daerah hingga PBNU pun dikabarkan telah memberikan doa restu untuk menduetkan dua kekuatan yang selama ini belum pernah menduduki jabatan sebagai bupati dan wakil bupati.

“Saat ini masih proses penjajakan dan kami masih terus membangun komunikasi untuk menyatukan visi misi demi perubahan total yang berdampak kemaslahatan untuk warga di Kabupaten Kediri,” tegas Lutfi Mahmudiono.

Ketua DPC Gerindra Arif Junaidi pun memberikan sinyalemen untuk membuktikan Dinasti Kediri waktunya ganti. Hal ini dilontarkan saat dirinya menggelar aksi jalan kaki dari kediamannya menuju kantor DPRD Kabupaten Kediri saat digelar pelantikan. “Dinasti Kediri harus ganti, rakyat di kabupaten butuh perubahan total,” ungkap Arif Junaidi.

Lalu kapan koalisi untuk perubahan ini akan diresmikan, dengan bijak Ketua DPD Nasdem meminta waktu karena tidak ingin grusa-grusu dalam mengambil keputusan. “Bahwa politik itu dinamis, dan segala cara pasti dipergunakan untuk menghadang tujuan mulia kami,” ujarnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry