JAKARTA | duta.co – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno kembali membuktikan program ekonomi kerakyatannya bisa menyejahterakan masyarakat. Salah satunya Sandiaga meresmikan air mineral produk OK OCE hasil kerjasama dengan UMKM masyarakat lokal. Peresmian ini, kata Sandi, sekaligus membantah tuduhan kubu capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf yang kerap menyebut OK OCE Sandiaga tidak jalan. Padahal program OK OCE sudah terbukti semakin menyejahterakan masyarakat.
Sandi meresmikan air mineral OK OCE itu ketika berdialog dengan Gerakan Penciptaan Lapangan Kerja (OK OCE) di Jalan Gatot Subroto, Tanah Merah, Tanggerang, Banten, Minggu (6/1/2019). Dia menargetkan peluang usaha air mineral OK OCE ini bisa menyerap 2.600 pekerja.
“Kami targetkan ada 5 kelurahan yang akan bekerja, sehingga bisa mengimplementasikan menyerap 2.600 pekerja, dengan PT Ufia Tirta Mulia kita kerjasama untuk menghasilkan peluang usaha dan peluang kerja,” kata Sandi saat melakukan peresmian air mineral OK OCE di lokasi acara.
Sandi menjelaskan nantinya setiap orang yang membeli air mineral ini berarti menyumbangkan uang Rp 15 untuk Bazis (Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah)  dan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Nantinya, air mineral ini untuk permulaan akan disebar di Jakarta lalu menyeluruh ke semua wilayah Indonesia.
“Air minuman dalam kemasan yang nanti akan dipasarkan di setiap kelurahan di Jakarta mulainya, tapi nanti juga akan diusahakan di seluruh wilayah Indonesia. Tentunya keagenan ini ditargetkan bukan hanya dunia, karena juga ada aspek ukhrowi (keagamaan) yaitu setiap kemasan disumbangkan Rp 15 perliter untuk Bazis dan Baznas di wilayah setempat,” jelasnya.
Selain itu, Sandi menyebut peresmian air mineral itu sekaligus menepis tuduhan kubu Jokowi-Ma’ruf yang menyebut program OK OCE tidak berjalan. Dia mengklaim programnya itu sudah cukup berhasil di Jakarta karena sudah menyiapkan 20.000 lapangan kerja.
“Jadi banyak yang bertanya OK OCE itu di daerah-daerah untuk dibawa ke wilayah masing-masing, sekarang ini OK OCE sudah ada platform yang bisa meng-Indonesia. Jadi ada beberapa gerakan OK OCE ini yang dimulai dulu di DKI, sekarang juga hadir beberapa varian dari OK OCE, itu semuanya bergerak dengan sendiri secara organik, untuk hadirkan solusi bagi masalah ekonomi yang dihadapi warga,” katanya.
“Dan pemerintah mestinya memfasilitasi, OK OCE mart juga tumbuh berkembang salah satunya adalah Pak Alex Asmas Subrata yang juga ada di sini. OK OCE mart masih jalan juga, dan ini saya menepis (tuduhan kubu Jokowi OK OCE gagal), bahwa OK OCE berhasil di Jakarta,” imbuhnya.
Terakhir, Sandi juga menyebut pengangguran di DKI telah turun. Sebab, OK OCE telah menciptakan 20.000 lapangan kerja. “Alhamdulillah OK OCE sudah menciptakan lebih dari 20.000 lapangan kerja. Izin UMK yang sudah diterbitkan sejumlah 14 ribu, berarti dalam setahun ada 20.000 lebih lapangan kerja yang diciptakan. Sehingga data BPS pengangguran turun 20 ribu, berarti ini sudah langsung dirasakan dampaknya di masyarakat,” katanya.

Sebelumnya Juru bicara Tim Kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, mempertanyakan calon wakil presiden Sandiaga Uno yang berencana membawa program OK OCE ke level nasional. Menurut dia, hal itu tidak mungkin terlaksana lantaran program OK OCE menurutnya di Jakarta telah gagal. “Sekarang gini, OK OCE aja di Jakarta enggak selesai-selesai, kemudian pengusahanya pada teriak-teriak, bangkrut. Sekarang mau dinasionalkan,” kata Irma di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (25/9/2018). Kini tuduhan kubu Jokowi terbantahkan sebab OK OCE sukses di Jakarta dan siap menasional.

(hud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.