PRODUK : (kanan) President Direktur PT Trias Sentosa Tbk  Sugeng Kurniawan dan direksi PT Trias Sentosa Tbk menjelaskan produk yang diproduksi perseroan. (duta.co/imam)

SURABAYA | duta.co -Produsen bahan kemasan berbasis plastik PET  film PT Trias Sentosa Tbk menyiapkan belanja modal sebesar Rp150 miliar untuk pengadaan tiga mesin metalizer baru pada tahun ini. diharapkan kuartal IIi dan IV ini ketiga mesin tersebut sudah bisa produksi.

President Direktur PT Trias Sentosa Tbk. Sugeng Kurniawan  mengatakan ketiga mesin metalizer tersebut akan menambah kapasitas pabrik sebesar 10% dari kapasitas saat ini. Sehingga perseroan akan dapat memenuhi permintaan pasar yang rata-rata meningkat 5%—10% per tahun.

“Dua mesin untuk mengantisipasi permintaan pasar dalam negeri, sementara satu mesin khusus didisain untuk memenuhi pasar ekspor ke Jepang,” katanya usai Public Expose, Kamis (17/5).

Soal kenaikankurs, Sugeng Kurniawan mengatakan kurs sangat berpengaruh pada kenaikan produk perseroan yang selama ini mengandalkan bahan baku impor. Ditambah dengan kenaikan harga minyak dunia menyebabkan kenaikan produk di pasar kisaran 6 persen.

“Tidak bisa dielakkan lagi dengan kenaikan kurs dan kenaikan harga minyak. Karena bahan baku perseroan dari minyak dan mayoritas impor,” ujarnya.

Sugeng Kurniawan mengungkapkan perseroan konsisten memproduksi produk dengan value added tinggi dan menerapkan langkah-langkah efisiensi sehingga dapat bersaing dengan perusahaan sejenis di dalam dan luar negeri.

“Perseroan sedang menyiapkan pembelian tiga  unit mesin metalizer dan perluasan area gudang. Tambahan mesin metalizer diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Trias dalam menyediaan produk bernilai tinggi bagi industri kemasan,” kata Sugeng.

Sugeng menyampaian saat ini Trias telah menjual plastik PET sebanyak 2.000-an ton per bulan, dengan kapasitas terpasang mencapai 20.000 ton per tahun. Penambahan kapasitas produksi diselaraskan dengan perluasan kapasitas gudang untuk menampung produksi perusahaan. Dan tiga tambahan mesin tersebut mampu memberikan tambahan produksi sebesar 7.000 ton per tahun.

Mesin metalizer merupakan fasilitas produksi utama plastik PET. Plastik PET merupakan jenis plastik yang digunakan untuk pembungkus bahan makanan, sehingga Trias menjual seluruh produksinya pada sektor industri.

“Untuk permintaan lokal, Sugeng menuturkan pertumbuhan PET film pada umumnya sedikit di atas pertumbuhan ekononomi nasional, atau sekitar 6%—7% per tahun. Kendati demikian, pada awal tahun ini permintaan sedikit melemah di kisaran 5%,” jelasnya.

Adapun pencapaian perseroan selama kuartal I tahun 2018 berhasil mencatat pertumbuhan penjualan 6,3 persen menjadi Rp 669 nmiliar. Laba bruto perusahaan tumbuh sebesar 12,5 persen menjadi Rp 60,94 miliar diiringi pertumbuhan margin laba bruto  menjadi 9,1 persen. Sedangkan  laba tahun berjalan  perseroan kuartal I tahun 2018 tumbuh 58,8 persen menjadi Rp 12,2 miliar.

Perseroan telah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan multinasional di Indonesia dalam project daur ulang limbah plastic. Dimana pada awal tahun 2018 ini telah dimulai dengan pemasangan perlatan pilot plat. Nantinya project ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam usaha mengurangi sampah plastic dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Dalam RUPS menyetujui penggunaan laba tahun 2017 untuk menyisihkan Rp 1 miliar sebagai cadangan umum. Selanjutnya menyetujui sisanya sebesar Rp 37,19 miliar untuk dicatat sebagai laba dithan yang akan digunakan untuk pembiayaan investasi, operasional perseroqan serta keperluan modal lainnya. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.