JAKARTA | duta.co – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat selalu menghadirkan sesuatu yang baru seputar perkembangan tren busana Muslim. Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, tentunya tren busana ini selalu menjadi yang ditunggu-tunggu.

Jika ditarik tiga tahun ke belakang (2014), tren busana Muslim diwarnai kreasi dengan aksen serba tumpuk, tren pemakaian kerudung pun demikian. Padu padan warna gradasi dengan aksen tumpuk hampir digunakan para wanita Muslim di Hari Raya.

Kemudian, pada 2015 mendekati Ramadan, tren busana Muslim tampil lebih minimalis dan warna yang simple. Pada tahun itu, bentuk celana jogger sweatpants, atau jumpsuit dengan aksen kerut di pergelangan kaki mulai diminati dan sedikit menggeser pemakaian jeans, atau denim yang ‘pas badan’, sehingga membentuk lekuk tubuh.

Pada Hari Raya 2015, kaftan hadir menjadi idola. Terlebih, banyak selebriti seperti Syahrini, Ashanty hingga Julia Perez turut mempopulerkan penggunaan busana jenis ini.

Namun, memasuki awal 2016, penggunaan kaftan mulai ditinggalkan. Sebaliknya, busana Muslim syari mulai disukai. Gamis warna pastel yang kalem mulai menghiasi toko-toko busana Muslim dan merajai pasar.

Yang diminati adalah Gamis dengan potongan lebar, long auter, dan abaya. Sedangkan untuk khimar (kerudung) dibuat dengan warna polos dan panjang menutupi dada. Tak lupa, aksen emboss dan flower print yang digandrungi bahkan hingga awal 2017.


Prediksi Ramadan 2017

Menilik gaya busana Muslim pada tahun-tahun sebelumnya, lalu bagaimana dengan tahun ini?

Dian Pelangi, salah satu pelopor desain busana Muslim memprediksi model busana dan warna yang bakal menjadi tren saat Ramadan dan Idul Fitri mendatang.

Menurut Dian, busana gamis dan abaya, dengan warna monokrom masih akan menjadi tren di bulan puasa. “Kalau menurut aku, tren busana Muslim untuk Ramadan itu banyak bermain pada warna monokrom dan cenderung gelap. Kemudian, banyak bermain pada layering seperti padu padan outer, vest, dan palazzo,” ujarnya pada Minggu 21 Mei 2017.

Sementara itu, ditemui di tempat berbeda, Ivan Gunawan juga mengakui demikian. Salah satu desainer papan atas ini busana Muslim Ramadan ini akan tampil lebih klasik.

“Tahun ini, busana Muslim bergaya klasik dengan potongan siluet loose seperti one piece gamis dan tunik akan diminati,” katanya.

Namun, berbeda dengan Dian Pelangi dan warna monokromnya, Ivan percaya bahwa warna-warna cerah akan mewarnai tren busana Muslim pada Ramadan tahun ini.
“Yang akan populer warna-warnanya lebih cerah,” ujarnya.

Gaya Busana Ramadan

Banyaknya minat dan tingginya permintaan busana Muslim menjelang Ramadan, para desainer lokal papan atas juga mulai ramai mempromosikan koleksi terbaru mereka dengan signature style di setiap rancangan yang dibuatnya.
Berikut ini, tren busana lebaran yang diusung para desainer Indonesia yang bisa dijadikan inspirasi dalam memilih baju untuk Ramadan dan Hari Raya nanti.

Dian Pelangi

Menggandeng salah satu brand produk riasan Muslimah Indonesia Dian mengeluarkan label Nom.

“Aku mengeluarkan label Nom dengan napasnya lebih muda dan enerjik. Ini bisa dikenakan dalam berbagai kegiatan ketika puasa,” ungkapnya.

Selain itu, Dian juga meluncurkan eksklusif scarf dengan motif Tie Dye yang warnanya menyesuaikan dengan warna riasan, seperti just dust yakni menonjolkan warna-warna cerah terinspirasi dari warna eyeshadow.

Ivan Gunawan

Menyambut Ramadan desainer Ivan Gunawan (Igun) juga mulai menggarap busana santun siap pakai bernama Manjha Hijab.
Merek busana ini yang telah diluncurkan Igun pada April 2017 ini. Igun memakai istilah ‘manja’ sebagai arti kata memesona.

Pada busana rancangannya, Igun memadankan siluet busana yang simple seperti potongan siluet loose (lurus tidak pas badan) ,seperti one piece gamis dan tunik.

Barli Asmara

Dalam menyambut bulan suci Ramadan, desainer kenamaan Barli Asmara mengeluarkan koleksi terbaru. Kali ini, Barli tidak sendiri dia berkolaborasi dengan brand fesyen Runthing.

Koleksi tersebut menampilkan sentuhan yang feminin. Kepada wartawan, Barli menuturkan bahwa koleksi ini menampilkan garis desain yang loose, namun flattering. Beberapa di antaranya, seperti H Line, lengan peplum, shirtdress hingga cape yang saratli unsur layering.

Menurut Barli, koleksi ini bisa dikenakan bagi para wanita yang ingin tampil santun dan berhijab. Nuansa warna pastel pun dipilih sebagai rona segar di Hari Raya, seperti warna peach, pink, mint green dan nude poudre. * *vvn

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan