Toyota New Veloz Hybrid EV tak diragukan jalan di tanjakan. DUTA/ist
SURABAYA | duta.co – Toyota terus mengeluarkan teknologi hybrid-nya. Sebelumnya mobil premium yang berteknologi hybrid, kini di kelas medium, Toyota menawarkan kendaraan berteknologi hybrid yakni New Veloz Hybrid EV.
Mobil yang mengaspal di pasar Indonesia  pada pertengahan Maret 2026 lalu itu sudah menyita perhatian masyarakat Jawa Timur.
Area Business Head Auto2000 Jawa Timur dan Bali, Haris Prasetya mengatakan di dua bulan ini, penjualan New Veloz Hybrid EV mencapai 350 unit per bulan. Hampir menyamai penjualan Innova Reborn yang mencapai 400 unit per bulan.
“Selama ini di Jawa Timur itu Auto2000 kita menjual 1.100 unit per bulan. Reborn adalah yang tertinggi. Kini, Veloz Hybrid ini sudah 350 unit per bulan. Bisa jadi ini akan menyaingi Reborn dan akan menjadi andalan kami ke depan dengan kondisi BBM solar yang harganya tinggi,” jelas Haris di sela Test Drive New Veloz Hybrid EV ke Bromo, Sabtu (9/5/2026).
Toyota sendiri memiliki teknologi hybrid yang bernama Power Split Divice (PSD). Pihak Toyota secara bertahap mengaplikasikan teknologi EV ini pada mobil-mobil yang dikeluarkannya. “Kalau bisa nanti semua jenis dan tipe mobil yang kita keluarkan akan berteknologi EV. Semoga bisa terwujud,” tandas Haris.
Tangguh di Tanjakan
Selama ini mobil hybrid  diragukan kehandalannya terutama di jalan menanjak. Untuk mematahkan stigma itu, Auto2000 mengajak media dan komunitas untuk membuktikannya.
Interior dan fitur New Veloz Hybrid EV membuat semua orang nyaman berkendara. DUT/ist
Jalur ekstrim dari Malang ke Bromo Hillside dilalui dengan lancar. Tanjakan ekstrim yang juga berkelok-kelok hingga 180 derajad bisa dilalui dengan lancar.
Bahkan berhenti di jalan menanjak ekstrim tidak menjadikan pengendara harus terus menginjak rem. Karena secara otomatis fitur hold akan berfungsi otomatis sehingga pengemudi bisa melepas remnya. Dan ketika gas diinjak, mobil bisa langsung jalan kembali.
“Veloz Hybrid ini punya tiga drive mode yakni normal, ECO dan power. Kalau jalan menanjak pakai mode power, maka tarikannya akan kencang,” tukas Arif Muttaqin dari Auto2000 Pecindilan.
Test Drive untuk menguji semua fitur dan juga keiritan BBM itu ternyata terbukti. Berangkat dari Auto2000 Ahmad Yani Surabaya, BBM diisi penuh sekitar 40 liter. Menempuh jarak sekitar 394 kilometer pergi pulang menuju Bromo Hillside, bensin hanya turun satu bar.
Keiritan itu karena New Veloz Hybrid EV dirancang menggunakan baterai lithium-ion kompak berkapasitas 0,7 kW, yang mampu menghasilkan tenaga 80 PS pada motor listrik. Keunggulan baterai ini terbukti meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 40 persen. ril/lis
Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry