Pemilik PT Dharma Lautan Utama (DLU) Bambang Haryo Sukartono (kanan) saat memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar lokasi usaha perusahaan, Sabtu (2/3). DUTA/endang

SURABAYA  | duta.co – Tol laut yang menjadi prioritas pemerintah harus dievaluasi keberadaannya.

Karena selama ini tujuan dengan diadakannya tol laut yang menghabiskan dana pemerintah untuk subsidi ternyata tidak sesuai harapan.

Harga-harga yang diharapkan bisa turun dengan tol laut ini di beberapa daerah di luar pulau, ternyata juga tidak terjadi.

Hal itu diungkapkan  anggota DPR RI Bambang Haryo Sukartono di Surabaya, Sabtu (2/3). Dikatakan pemilik PT Dharma Lautan Utama (DLU) ini tol laut belum memiliki fungsi yang sebenarnya.

“Tujuannya kan menjaga agar harga komoditas bahan pokok tidak terjadi disparitas harga. Namun kenyataannya apa. Justru daerah yang tidak dilewati tol laut harganya lebih murah dibandingkan dengan yang dilewati tol laut,” ujar Bambang usia membangikan bantuan CSR bagi masyarakat di daerah Gadukan di HUT ke43 DLU.

Kalau tol laut masih dijalankan, maka pemerintah harus punya satu target. Dikatakan Bambang target itu adalah barang yang diangkut baik berangkat dan pulang harus penuh.

Sekarang barang yang diangkut tidak diketahui pemerintah kemana larinya. “Sekarang apa yang diangkut tidak lebih dari 20 persen pulang pergi,” tukasnya.

Karenanya Bambang mengakui transportasi laut Indonesia ini tidak bisa berkembang dengan baik.

Banyak perusahaan yang enggan berinvestasi dengan kondisi perekonomian seperti sekarang ini.

“Sama seperti Dharma Lautan Utama yang masih enggan untuk menambah investasi kapal karena kondisi tidak menentu,” tukasnya.

Direktur Utama DLU, Erwin H Poedjiono mengatakan hal serupa. Pihaknya sampai saat ini masih belum berniat menambah jumlahn

 kapal yang beroperasi di seluruh perairan Indonesia. “Kita sejak 2018 lalu punya 40 kapal dan di 2019 belum ada niatan menambah,” ungkapnya.

Erwin pun bersyukur di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu pihaknya masih bisa peduli sesama. Salah satunya dengan menjalankan program bina lingkungan ke masyarakat sekitar.

“Seperti pemberian paket sembako dan bantuan ke masjid di daerah Gadukan Utara Surabaya ini. Semoga kami tetap komitmen dan bisa terus melayani masyarakat hingga di tahun-tahun mendatang,” jelasnya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.