SURABAYA | duta.co – TNI AL terus gencarkan serbuan vaksinasi kepada masyarakat maritim, kali ini, Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) menyanggong masyarakat nelayan yang tengah mencari ikan dan kepiting bakau yang berada di pantai sekitar Kampus AAL Bumimoro, Morokrembangan, Surabaya, Senin (23/8).

Sukaeri (68), seorang nelayan warga Kalianak Morokrembangan, Surabaya yang telah menekuni profesi nelayan selama 40 tahun ini, siang tadi tengah mencari ikan dan kepiting bakau di sekitar pantai Halong Morokrembangan AAL, mendapatkan vaksin dosis pertama setelah disanggong Tim Vaksinator dari Subditkes dan Rumkital drg. Nainggolan AAL di bawah Katim, Mayor Laut (K) drg. Sophian.

Sukaeri mengaku, sekitar 20 orang temen seprofesinya juga belum mendapatkan vaksin dengan berbagai alasan, sehingga Ia bersedia di vaksin dosis pertama oleh Tim AAL. Ia mengucapkan terima kasih kepada TNI AL khususnya AAL, yang telah memberikan vaksin dosis pertama kepada dirinya.

“Terimakasih TNI AL, khususnya AAL, yang telah peduli, nyanggong saya untuk di vaksin saat saya bekerja mencari nafkah, dan terimakasih juga telah memberikan masker dan sepatu bot,” terang Sukaeri.

Di tempat terpisah, Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) mengatakan, serbuan vaksinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempercepat vaksinasi covid-19 sesuai program pemerintah dan juga melaksanakan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam upaya menciptakan Herd Immunity (kekebalan kelompok).

Menurut orang nomor satu di jajaran AAL ini, AAL sama dengan instansi di jajaran TNI/TNI AL lainnya, terus melaksanakan serbuan vaksin bagi masyarakat maritim di wilayahnya masing-masing.

Selain melaksanakan vaksinasi terjadwal ditempat yang telah ditentukan seperti gedung atau lapangan, juga kita jemput bola dengan mendatangi langsung nelayan ke rumah atau ke tempat pekerjaannya.

“Kami coba mengadakan vaksinasi jemput bola kepada masyarakat nelayan yang baru pulang mencari ikan atau sedang melaksanakan pekerjaan mencari ikan. Ada beberapa nelayan memang, yang belum pernah divaksin karena kesibukannya mencari nafkah, tetapi ada juga yang telah vaksin dosis pertama, tapi belum dosis keduanya sehingga kita bisa lakukan di lokasi dia bekerja,” terang Gubernur AAL.

Gubernur AAL mengimbau kepada nelayan yang belum divaksin agar segera menyempatkan diri untuk melaksanakan vaksinasi. TNI AL dalam hal ini AAL akan menurunkan Tim Vaksinasi dari Subditkes, Ditpers AAL dan Rumkital drg. Nainggolan AAL untuk membantu masyarakat nelayan di sekitar Surabaya dan sekitarnya untuk mendapatkan vaksinasi. (AAL)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry