SURABAYA | duta.co  – Sistem pelayanan publik seringkali menjadi salah satu yang dikeluhkan oleh masyarakat. Mulai dari pelayanan yang kurang ramah atau akses informasi yang kurang terbuka luas.

Untuk itu, demi mengoptimalkan layanan publik yang diberikan, SMAN 10 Surabaya sebagai sarana publik dalam bentuk sekolah menggelar apel pagi. Agenda yang rutin di gelar setiap hari sebelum jam belajar dimulai ini wajib diikuti oleh semua guru maupun staff dan karyawan

Kepala SMAN 10 Surabaya Nurseno mengatakan jika pelaksanaan apel pagi ini ditujukan sebagai peningkatan kualitas layanan yang diberikan sekolah.  “Jadi seluruh guru maupun staff dan karyawan bisa mengungkapkan apa saja yang terjadi di hari sebelumnya,” ujar Nurseno, Senin (22/10/2018).

Menurutnya, jika ada masalah, maka akan bersama-sama untuk mencari solusinya. Begitu juga kalau ada hal yang memerlukan peningkatan atau perbaikan. Ini penting. Sekolah adalah lembaga kolektif kolegial yang harus memberikan layanan secara optimal untuk anak bangsa.

Status SMAN 10 Surabaya yang juga merupakan Sekolah Inklusi menurut peraih penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi Kota Surabaya ini menjadi salah satu alasan dibalik agenda apel pagi itu.

“Karena para siswa inklusi itu difabel. Mereka perlu perhatian khusus. Setiap masalah yang terkait dengan mereka perlu tindakan cepat dan responsif,” jelas Nurseno.

Melalui apel pagi itu disiplin dari para guru dan staff serta karyawan menjadi jauh lebih baik. Dengan disiplin yang baik, maka pelayanan yang diberikan pun akan menjadi istimewa pula. azi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.