KEDIRI | duta.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melalui Unit Jalan dan Jembatan melakukan penggantian bantalan rel dari bantalan kayu menjadi bantalan beton di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) No. 281 antara Ngadiluwih – Kediri Jl. Brigjen Katamso, Kel. Kampung Dalem Kec. Kediri Kota, Kota Kediri. Proses penggantian bantalan rel tersebut dilakukan selama 3 hari mulai Selasa (24/5) – Kamis (26/5).

Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan, penggantian bantalan rel tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kehandalan perjalanan KA, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang kereta api.

“Penggantian bantalan rel menjadi beton dilakukan untuk memperkuat kedudukan track dan juga karena umur bantalan beton lebih lama dibandingkan dengan bantalan kayu. Diharapkan dengan penggantian ini bisa mengurangi angka kecelakaan dan dapat menambah laju kereta api,” jelas Ixfan, Senin (23/5).

Adapun proses yang dilakukan yaitu dengan membongkar aspal di sekitar JPL, kemudian mengganti bantalan kayu dengan bantalan beton, mengisi jalur dengan batu balas, pemadatan batu balas dengan mesin Hand Tie Tamper (HTT), dan terakhir dilakukan pengaspalan kembali.

Ixfan menjelaskan, proses ini akan dilakukan mulai pukul 19.00 – 04.00 WIB setiap harinya dan dilaksanakan pada saat window time atau pada saat tidak ada kereta yang melintas. Pelaksanaan saat window time dimaksudkan untuk mengurangi dampak terhadap operasional kereta api.

Disamping itu, selama proses penggantian bantalan rel tersebut tidak akan dilakukan penutupan jalan dan hanya ada pengaturan lalu lintas oleh petugas kepolisian dan pengamanan Daop 7 Madiun.

“Keselamatan adalah harga mati, oleh karena itu kami terus berkomitmen menjaga keandalan seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian di Daop 7 Madiun sehingga tercipta perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan sehat,” tutup Ixfan. (bud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry