ARAHAN:  Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Eddi Jarwoko saat member ikan arahan pada Guru Ngaji, Marbot dan Jury Kunci. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co– Pemerintah Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, marbot dan juri kunci di seluruh pelosok Kota Malang. Hampir Seribu tenaga sosial dan keagamaan tersebut ditambah insentifnya. Tak berhenti disitu,  Wakil Wali Kota Malang berjanji akan memberikan pula jaminan kesehatan melalui BPJS.

Wujud penghargaan dan rasa terimakasih kepada guru ngaji, penjaga tempat ibadah (marbot), dan penjaga makam (juru kunci) yang telah memadukan layanan dunia akhirat. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menambah intensif bulanan kepada mereka. Termasuk juga akan memberikan asuransi kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali kota Malang Ir H Sofyan Eddi Jarwoko, saat membuka acara pembinaan penjaga tempat ibadah dan penjaga makam. Digelar di hotal Gajamadah Kota Malang, Rabu (24/07/2019).

Menurut Sofyan Eddi, “Tugas Pemerintah Kota Malang dalam melayani masyarakat, terutama bidang sosial keagamaan telah banyak dibantu oleh para guru ngaji, marbot, dan juru kunci. Layak jika mereka mendapat perhatian dan peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Bung Eddi ini lantas menguraikan, bahwa manusia dalam fitrahnya diciptakan Alloh Subhana Wat Ta’alah sebagai mahluk sosial, yang saling membantu. Demikian juga dengan Pemkot Malang yang membutuhkan tenaga para guru ngaji untuk mencerdaskan religiusitas warga.

“Termasuk peran penjaga tempat ibadah, agar munajat dalam beribadah umat dapat dijalankan dengan nyaman. Juga petugas penjaga makam yang keberadaannya menjaga kuburan masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bagian Kesra Pemkot Malang, Ali Mulyanto menyampaikan, bahwa mulai Januari 2019 ini intensif guru ngaji sudah ditingkatkan. Sebelumnya, mereka tiap bulan mendapat intensif mendapat Rp 175.000. kini menjadi Rp 257.000. Bukan hanya guru ngaji saja, marbot dan juru kunci pun mendapat kenaikan tersebut pula.

Tercatat, di seluruh Kota Malang jumlah guru ngaji sebanyak 6.237 orang. Dengan 1.221 Modin, marbot dan juru kunci sebanyak 2.231 orang. Hingga jumlah kesemuanya 9.725 orang. Jumlah tersebut sudah dipastikan mendapat intensif untuk Tri wulan awal. Pendistribusian intensif ini langsung ke rekening masing-masing penerima. (dah)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry