Viera Nu’riza Pratiwi, STP, MSc – Dosen S1 Gizi, Fakultas Kesehatan (FKes)

SERAT adalah bagian dari makanan nabati (buah-buahan, sayuran, biji-bijian) yang tidak dapat dicerna atau dipecah oleh tubuh kita. Serat dibagi menjadi dua kategori besar berdasarkan kelarutannya dalam air yaiu serat larut: larut dalam air serat tidak larut.

Lebih sederhananya adalah serat yang dapat difermentasi dan tidak dapat difermentasi oleh bakteri baik dalam usus. Makan lebih banyak serat memberikan banyak manfaat kesehatan. Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa asupan serat yang cukup dapat bermanfaat bagi pencernaan Anda dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet kaya serat dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, yaitu:

  1. Menurunkan kolesterol: Serat larut telah terbukti menurunkan kolesterol dengan mengikat empedu (terdiri dari kolesterol) dan membawanya keluar dari tubuh. Ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
  2. Mengatur kadar gula darah dengan lebih baik: Makanan berserat tinggi memperlambat pencernaan makanan ke dalam usus, yang dapat membantu menjaga gula darah agar tidak naik dengan cepat.
  3. Kontrol berat badan: Diet tinggi serat dapat membantu Anda kenyang lebih lama, yang mencegah makan berlebihan dan kelaparan di antara waktu makan.
  4. Dapat mencegah kanker usus: Serat tidak larut meningkatkan jumlah dan kecepatan makanan bergerak melalui saluran usus, yang mengurangi waktu untuk zat berbahaya menumpuk.
  5. Sembelit: Sembelit seringkali dapat dihilangkan dengan meningkatkan serat atau serat dalam makanan Anda. Serat bekerja untuk membantu mengatur pergerakan usus dengan menarik air ke dalam usus besar untuk menghasilkan tinja yang lebih lembut dan lebih besar. Tindakan ini membantu mempromosikan keteraturan yang lebih baik.

Seberapa banyak konsumsi serat kita dalam satu hari?

Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan konsumsi serat dalam satu hari adalah  sekitar 25-35 gram, dengan 10-15 gram dari serat larut atau 14g serat per 1.000 kalori. Ini bisa dicapai dengan memilih 2 cangkir sayuran dan 2 cangkir buah per hari, bisa juga didapat dari biji-bijian (berdasarkan pola 2.000 kalori/hari).

Namun, seiring bertambahnya usia, kebutuhan serat akan mengalami penurunan, usia di atas 70 tahun untuk wanita direkomendisakan adalah 21 gram dan untuk pria 30 gram total serat per hari.

Bagaimana cara meningkatkan asupan serat?

– Tambahkan serat ke dalam diet Anda secara perlahan.

– Pilih buah dan sayuran mentah sebagai pengganti jus, dan makan kulitnya.

– Gunakan kacang polong kering, buncis, dan polong-polongan dalam hidangan utama.

– Cobalah alternative nasi yang berasal dari beras coklat, merah dan dan beras hitam.

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry