Tim gabungan TNI, Polri, dan petugas kesehatan Puskesmas Padas melakukan tresing pada keluarga warga Desa Kwadungan Lor yang OTG, dan memberi pemahaman tentang isolasi terkendali. (mif/duta.co)

NGAWI | duta.co – Tim Satgas gabungan TNI, Polri dan petugas kesehatan Puskesmas Padas Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi, lakukan tracing serta penjemputan pada anak warga Desa Kwadungan Lor yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kamis, (26/8/2020)

“Setelah dilakukan rapid tes pada kedua orang tuannya hasilnya negatif, artinya anaknya itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG),” jelas Widodo salah satu petugas Puskesmas Padas pada duta.co

Diketahui bahwa, anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut masih berumur 10 tahun. Sesuai prosedur pihak satgas akan memberikan tempat isolasi terkendali agar dapat memantau kondisi kesehatannya.

Dengan memberi pemahaman, serta edukasi pada pihak keluarga, secara humanis dari tim satgas Covid-19 Kecamatan Padas mengarahkan anak OTG tersebut di bawah ke tempat khusus isolasi terkendali (Isoter), bisa didampingi salah satu orang tuanya,

“Isoter itu isolasi terkendali, indikasinya mereka yang terkonfirmasi positif namun, tidak ada gejala (OTG) itu yang akan kita bawah ke tempat khusus isoter,” jelas Nugroho, tim surveilins puskesmas padas.

Sementara itu, disisi lain pihak keluarga anak OTG tersebut sempat meminta penjelasan pada tim Satgas Covid-19 yang sedang melaksanakan tugasnya terkait, siapa penanggungjawab atas keluarnya surat terkonfirmasi positif dari Labkesda tersebut.

Via seluler dari salah satu keluarga menanyakan hal itu pada Nugroho tentang, siapa dokter yang memeriksa, apakah dokter itu mempunyai sertifikat kompetensi dibidang tersebut, dan sebagai penanggungjawab karena tidak ada tanda tangan dokter pada surat tersebut.

“Ya, itu kita dapat dari labkesda melalui online mas,” tulis Nugroho melalui pesan singkat whatsappnya.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry