Tim Legi Techno Universitas Brawijaya Malang yang berhasil mengembangkan alat instalasi pengolahan limbah pabrik, disulap menjadi air bersih dan menjadi sumber listrik pula.

MALANG | duta.co – Tim mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat inovasi baru berupa instalasi pengolahan limbah cair panas industri gula, menjadi energi listrik yang diberi nama Rotation. Alat ini, selain menghasilkan air buangan yang ramah lingkungan, inovasi  tersebut juga mampu menghasilkan listrik sebesar 900 watt per jam.

Menurut juru bicara tim mahasiswa ini, Ihza Aulia Rahman, berawal dari pemikiran untuk mengolah limbah. Umumnya pengolahan limbah biasa jadi pupuk, namun setelah berdiskusi dan dapat berbagai masukan. Mengerucut pada ide, merubah air panas buangan pabrik gula menjadi energi listrik sekaligus menghasilkan air bersih.

“Alat Rotation ini merupakan sebuah sistem yang mampu mengonversi limbah panas pabrik gula menjadi energi listrik dan air bersih,” ungkap Ihza, Senin (3/5) di Laboratorium Teknik Elektro UB.

Tim mahasiswa UB ini terdiri dari lima orang, digawangi oleh Ihza Aulia Rahman yang merupakan mahasiswa Teknik Elektro. Dibantu rekannya, Abdul Mudjib Sulaiman dari Teknik Mesin, Rizki Chandra Maulana, Teknik Elektro angkatan 2018. Juga ada Anima Rahmatika, mahasiswa Prodi Kimia, dan Charis Maulana dari Teknik Mesin angkatan 2019.

“Kami namai Tim Legi Techno, yang diambil dari singkatan Limbah to Energi (Legi),” kata Ihza.

Rotation ini merupakan pengembangan teknologi yang sebenarnya sudah sejak tahun 2019. Bahkan kerap meraih penghargaan di berbagai ajang teknologi Internasional. Namun masih banyak kekurangan dalam teknologi ini sehingga tim selalu memperbarui konsep dan rancangannya.

Tim Legi Techno memang bekerja sama dengan PT Rajawali Nasional Indonesia Unit Pabrik Gula Krebet untuk mengembangkan teknologi ini. Latar belakang diciptakan teknologi ini dikarenakan banyaknya kalor dan limbah pabrik yang terbuang secara sia-sia. Hingga perlu adanya sebuah inovasi agar kalor dan limbah pabrik tersebut bisa menjadi sesuatu yang bernilai.

Rotation teknologi ini sudah diuji melalui simulasi pemodelan dengan Software simulasi. Hasil cukup menggembirakan, dengan energi listrik yang dihasilkan mencapai 900 Watt dalam waktu 70 menit melalui komponen konversi berupa Thermo Elektrik. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry