TENGGELAM : Salah satu santri Hudatul Muda yang tenggelam ditemukan sudah meninggal. (duta.co/siti noer aini)

PONOROGO | duta.co -TIM TRC BPBD Ponorogo dibantu oleh BPBD Trenggalek, terus melakukan pencarian terhadap 3 dari 4 santri yang tenggelam di Sungai Totokan Tempuran, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Senin (14/1).

Lima santri Pondok Pesantren Hudatul Muna, Jenes, yang letaknya tidak jauh dari TKP, diketahui tenggelam usai mandi. Satu orang selamat , 1 orang diketemukan dalam keadaan meninggal dan 3 lainnya masih dalam pencarian.

“Diketahui pukul 15.00 wib telah terjadi orang tenggelam TKP Sungai Totokan Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo. Korban selamat Muhtarulah Habib, (15) alamat Bangka Belitung, meminta bantuan kepada warga untuk menyelamatkan temannya yang tenggelam,”  terang Setyo Budiono, salah anggota satu tim BPBD Kabupaten Ponorogo.

Pada saat itu korban selamat beserta 4 temannya mandi disungai saat mau naik ke darat salah satu korban meminta pertolongan kepada korban selamat namun setelah berusaha 2 korban awal tidak dapat tertolong dan yang mau menolong ikut tenggelam.

Pada pukul 17.00 satu korban ditemukan atas nama Mustahul Huda (14) asal Slahung. Sedangkan 3 santri lainnya yakni Bambang Irawan kelas 3 MTs asal Pacitan,  Huda kelas 1 MTs asal Pacitan dan  M. Anshori kelas 1 MTs terus dalam pencarian.

Sungai Tempuran sebenarnya saat ini kondisinya tidak terlalu dalam karena debit air tidak terlalu besar. Namun di mana para santri itu tenggelam karena masih anak-anaka sehingga tidak bsia menjejak dasar sungai.

“ Kedalamanannya tidak lebih dari pinggang , tapi karena mereka masih anak-anak dan tidak bisa berenang maka hanyut,” terang Bandi (50) waarga Kauman Ponorogo, yang sedang memancing di dekat TKP. (sna)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.