Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melantik 3 penjabat eselon 2 di Pendopo Rumah Rakyat, Kamis (10/3/2022). (DUTA.CO/YUSUF W)

MOJOKERTO | duta.co – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik 3 penjabat Eselon 2 baru. Pelantikan yang digelar di Pendopo Rumah Rakyat, Kamis (10/3/2022) ini untuk mengisi jabatan kepala dinas yang selama ini kosong.

Menariknya, satu jabatan dijabat ASN yang berasal dari luar lingkup Pemkot Mojokerto. Selain itu, wali kota mengangkat direktur RSUD yang berasal dari swasta.

Penjabat yang dilantik yakni Mojari yang sebelumnya sebagai camat Magersari dilantik sebagai Kepala Satpol PP. Kemudian Santi Ratnaningtias yang sebelumnya menduduki sekretaris Dinas Pendidikan dipromosikan menjadi Kepala Diskominfo. Dan yang terakhir, Sumarjo dilantik sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset. Sumarjo berasal dari DKPP pusat.

Selain itu, wali kota mengangkat Direktur RSUD dr Wahidin Sudirohusodo baru. Hanya saja direktur yang baru ini belum dilantik. Menariknya, direktur baru ini non ASN atau berasal dari swasta. Ini merupakan sejarah baru di kota Mojokerto sebab sebelumnya dijabat ASN.

Dikonfirmasi masalah ini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, jabatan eselon 2 yang berasal dari luar lingkup ASN Pemkot Mojokerto bukan kali ini saja. “Sebelumnya kepala DPPKA kan juga dari BPKP,” katanya.

Sedangkan untuk direktur RSUD yang dijabat non ASN, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita ini menandaskan jika sesuai aturan diperbolehkan. “Jabatan setingkat eselon 2 ini merupakan hasil assesment terbuka yang dilakukan Pemkot Mojokerto. Siapapun boleh mendaftar, dan ini hasilnya,” tandasnya.

Sedangkan kenapa direktur RSUD tidak turut dilantik bersama tiga penjabat eselon 2 yang baru, dijelaskan jika pelantikan direktur RSUD akan dilaksanakan kemudian. “Direktur RSUD kan berasal dari swasta. Pelantikannya tidak boleh jadi satu dengan ASN. Harus terpisah,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan, assesment eselon 2 di Pemkot Mojokerto memang membuka pendaftar dari luar kota termasuk dari swasta untuk direktur RSUD. Ini bertujuan supaya ada peningkatan kinerja. “Seperti yang saya sampaikan dalam sambutan saya, karena ingin ada peningkatan dalam kinerja,” katanya. (ywd)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry