HANYUT : Tim Basarnas bersama BPBD dan Polri berada di lokasi kejadian (duta.co/istimewa)

KEDIRI | duta.co -Memasuki hari kedua, penumpang Toyota Avanza Nopol L 1147 BF yang hanyut saat menyebarangi Sungai Brantas di Lapangan Pema Desa / Kecamatan Ngunut Kabupaten belum diketahui keberadaannya.

Tim Reaksi Cepat Kerja Tuntas (RCKT) terdiri unsur gabungan satuan kerja dan relawan bencana, membantu melakukan penyisiran sungai masuk wilayah Kota Kediri.

“Setelah mendapatkan laporan adanya musibah mobil hanyut dan dikabarkan 3 penumpangnya tidak ditemukan, anggota bersama tim RCKT kami minta membantu melakukan penyisiran. Kami juga meminta keterangan kepada para pemancing bila ada tanda – tanda jenasah,” jelas Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid.

Adapun ketiga korban yang hanyut, Fitri Nursyam (34) warga Kelurahan Kedungasem Kota Surabaya, Siti Yuniati (32) warga Kelurahan Rungkut Lor Gg. 9 No 5 Kota Surabaya dan Alfiah (61) warga Dusun Jati Desa.Pandansari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan keterangan didapat, saat mobil Avanza dikemudikan Waridi (56) warga Kelurahan Rungkut Lor Gg. 9 nomor 5 Kota Surabaya menyeberang sungai dengan perahu.

“Saat hendak naik perahu penyeberangan, mobil ini terlihat ragu dan diaba-aba dua orang. Namun tiba-tiba mobil bablas dan kemudian nyemplung ke sungai. Sopirnya bisa menyelematan diri, namun tiga penumpang di dalamnya hingga sekarang belum ditemukan,” jelas Nur Khamid. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.