
SURABAYA | duta.co – Tidak ada niatan sedikit pun untuk menghilangkan ‘kerja keras’ petugas Haji Tahun 1445 H/2024 M. Karena banyak pembaca yang menunggu berita tersebut, maka, pelaksanaan haji perlu terpantau, setidaknya via telephon. Bahkan tidak jarang duta.co mengutip kabar resmi via situs kemenag.go.id.
“Terima kasih atas koreksi Kemenag RI terkait berita di https://duta.co/jeritan-jamaah-haji-tahun-ini-dari-yang-mengaku-indah-sampai-tersiksa-dan-terlunta-lunta. Bahwa berita duta.co tersebut sebagian mengambil dari situs kemenag.go.id, lalu meroundup dengan wawancara nara sumber. Bahwa, di web kemenag.go.id itu, diberitakan, Tahun lalu ada keterlambatan pergerakan jemaah dari Muzdalifah ke Mina. Proses mobilisasi jemaah dari Muzdalifah pada 2023 berlangsung hingga 13.30 WAS,” demikian Mokhammad Kaiyis, Pemred duta.co, Kamis (27/4/24).
Nah, lanjutnya, kata ‘Tahun lalu’ itu yang kurang terbaca dengan cermat. “Mohon maaf, tidak ada niatan memotong tulisan tersebut. Apalagi sampai membuat kabar insinuatif yang mengarah pada disinformasi. Atas nama redaksi duta.co, tentu, kami mohon maaf,” jelas Kaiyis dalam memberikan hak jawab sambil menyertakan link https://haji.kemenag.go.id/v5/detail/kemenag-mobilisasi-jemaah-di-muzdalifah-selesai-07-37-was.
Surat Kemenag RI itu, tertanggal 27 Juni 2024, atas nama Sekjen Kemenag, diteken Plh Kabiro Hukum dan kerja Sama Luar Negeri, Susari.
Dalam suratnya, disebutkan berita duta.co (tersebut) menarasikan beragam masalah yang mendera jemaah haji Indonesia saat di Arafah, Muzdalifah hingga Mina sebagaimana kutipan berikut:
Kemenag sendiri mencatat ada sejumlah masalah yang dialami jemaah haji Indonesia, antara lain keterlambatan pemberangkatan jemaah dari Muzdalifah ke Mina. Jemaah terakhir bisa diberangkatkan ke Mina pada pukul 13.30 waktu Arab Saudi. Ini bikin jemaah kepanasan saat di Muzdalifah. Mashariq yang bertanggung jawab dalam mobilisasi jemaah gagal memenuhi target untuk segera membawa jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina.
Di Mina, sanitasi di sejumlah maktab yang dihuni jemaah haji Indonesia sangat buruk. Air bersih di dapur di sejumlah maktab tidak keluar. Hal ini berakibat pada keterlambatan penyiapan makanan dan distribusinya.
Kami menilai narasi yang dibangun duta.co sangat bersifat insinuatif dan mengarah pada disinformasi (penyampaian informasi yang salah dengan sengaja untuk membingungkan orang lain). Sebab, data yang disampaikan dalam kutipan di atas bukanlah gambaran fakta yang sebenarnya. Narasi kutipan di atas lebih menceritakan peristiwa yang terjadi pada penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M.
Kami sampaikan bahwa pada tahun ini penyelenggaraan ibadah haji berjalan baik. Tidak ada peristiwa keterlambatan mobilisasi jemaah di Muzdalifah. Seluruh jemaah haji Indonesia sudah diberangkatkan dari Muzdalifah ke Mina pada pukul 07.37 (https://haji.kemenag.go.id/v5/detail/kemenag-mobilisasi-jemaah-di-muzdalifah-seles ai-07-37-was). Selain itu, tidak ada persoalan sanitasi dan air bersih di dapur yang berakibat pada keterlambatan penyiapan makanan dan distribusinya pada tahun ini.
Demikian hak jawab kami sampaikan, semoga pembaca duta.co memahaminya. (redaksi)





































