McDonald's Cabang Citra Harmoni. (FT/Sovie)

SURABAYA | duta.co – Liburan, biasanya, sejumlah outlet McDonald’s Indonesia berjubel. Tapi, liburan kali ini, sepi. Malam perayaan Natal pun, outlet McDonald’s tetap, sepi.

“Mau ke McDonald’s ingat Gaza. Ingat anak-anak Palestina yang tidak berdosa dan harus meregang nyawa,” demikian Gus Yasien, salah seorang pengacara, yang emoh diajak janjian di McDonald’s Citra Harmoni (Cimon), Sidoarjo, Minggu (24/12/23).

Alumni PP Tebuireng (Jombang) dan PP Gontor (Ponorogo) ini, menjelaskan, boikot terhadap McDonald’s perlu terus dilakukan. Ini menyusul kekejaman tentara Israel kepada warga sipil Palestina yang, sampai kini tidak berhenti.

Gus Yasien (kanan): Terus boikot McDonald’s. (FT/IST)

“Kita tidak perlu pakai bedil. Cukup tidak membeli produk yang berhubungan dengan Israel, beres. McDonald’s menunggu nyungsep, ambruk,” tegasnya.

McDonald’s di Indonesia sendiri berupaya untuk menghapus jejak pro Israel. Ia sudah membuat dekorasi Free Palestine. Di Cimon misalnya, foto donasi ke Palestina itu masih terpampang di pintu masuk. Tulisannya jelas:Bantuan Kemanusiaan dari McDonald’s Indonesia untuk Palestina. Tetapi, tetapi saja tidak kuasa menutup perusahaan ini yang secara terbuka telah mendukung militer Israel.

Akhirnya, McDonald’s pun klepek-klepek. McDonald’s berusaha memberi makanan mulai dari burger hingga kentang goreng secara gratis. Tetapi, tetapi sulit, bahkan ditolak orang pengguna jalan. “Makan produk McDonald’s sama saja mendukung penjajahan Israel,” tegas Gus Yasien panggilan akrab H Cecep Mohammad Yasien.

Sebagai informasi, perang Israel-Hamas sejak 7 Oktober 2023 lalu penyebab eskalasi besar-besaran di Gaza. Sejumlah negara Arab juga memboikot produk atau bisnis yang dianggap pro Israel. Gerakan boikot ini sebagai aksi protes terhadap serangan Israel ke warga Palestina.

Dilansir dari Reuters, beberapa perusahaan yang menjadi sasaran boikot ini juga diduga memiliki hubungan keuangan dengan Israel atau melakukan investasi di sana. Seruan boikot sendiri menjalar di media sosial. Warga pun ramai-ramai beralih ke produk alternatif lokal.

Ganti Nama

Kabarnya, Pizza Hut Indonesia sampai mengganti nama restorannya menjadi Ristorante di 21 restoran baru miliknya. Seperti yang dilihat dari postingan akun Instagram @pizzahut.indonesia, restoran ini dibuka dengan konsep baru dan pilihan menu yang baru dari pizza, pasta, hingga minuman seperti kopi.

Dengan konsep restoran yang lebih fresh dan nyaman bagi keluarga peluncuran Ristorante dilakukan perusahaan usai seruan boikot produk-produk yang terafilisasi dengan Israel. Pizza Hut masuk jadi salah satu perusahaan yang diboikot. Padahal, pihaknya yaitu PT Sarimelati Kencana sudah mengklarifikasi tidak teraflisiasi Israel. (mky)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry