SIDOARJO – Dalam sehari, dua motor warga lenyap. Dalam rekaman CCTV (closed-circuit television) atau kamera pengawas, hanya butuh waktu singkat, bajingan bisa membawa kabur sepeda motor yang terparkir di piggir jalan. Motor milik warga Perumahan Alam Pesona itu pun lenyap.

“Kita harus lebih waspada. Kriminal kian meningkat, bajingan motor genthayangan setiap saat. Tidak cukup kunci stang motor, tambah pengaman lain,” begitu ajakan Winarno Budi Susetyo, SE, Ketua RW-11 Perumahan Alam Pesona Desa Sidorejo, Krian, Sidoarjo kepada duta.co, Selasa (17/3/26).

Menurut Budi, kali ini, sasaran maling motor lebih memilih perumahan. Ini karena dianggap banyak yang lengah. Di samping itu, kebanyakan terjadi siang hari, bahkan banyak orang. Artinya mereka tidak tercurigai. Lalu, modus lain, ada motor yang menggunakan kunci stang. Motor keyless, teknologi “tanpa kunci” fisik, relative aman. Karena tidak langsung bunyi mesinnya. “Kendati begitu, waspada lebih penting, kalau perlu dobel kunci,” katanya.

Babhinkamtibmas Desa Sidorejo Briptu Fani dan Babinsa Peltu Hasan Basri turut geram dengan maraknya maling motor akhir-akhir ini. Kendati begitu, keduanya berharap masyarakat lebih waspada dalam menjaga motor atau harta-harta yang lain, termasuk lapor petugas ketika menangkap maling. “Ini menjelang lebaran, dimohon warga lebih waspada,” kata Peltu Hasan Basri.

Terhadap kegeraman atau kejengkelan masyarakat, Briptu Fani bisa memahami. Ia pun  menyarankan kepada warga hendaknya segera menghubungi Polsek ketika masyarakat menangkap maling. “Bisa dipahami kegeraman warga, tetapi, mohon untuk tidak main hakim sendiri dan secepatnya hubungi Polisi begitu ada insiden kriminal,” tegas Fani.

Fani menyarankan, korban segera lapor ke Polsek. Agar segera teridentifikasi pelaku dan motor yang dicuri. Dunia medsos pun gempar dengan maraknya maling motor. Menurut data suara Surabaya, ada sejumlah laporan kehilangan  kendaraan bermotor. Pada Kamis (12/3/26) saja, Radio Suara Surabaya menyampaikan dua  sepeda motor dilaporkan hilang di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Modusnya beragam, mulai dari pencurian oleh orang yang baru dikenal hingga aksi nekat di area toko bangunan

Laporan pertama datang dari kos di wilayah Kenjeran, Surabaya.  Sepeda motor Vario warna merah dengan nomor polisi (Nopol) L 6718 AAU milik seorang penghuni kos inisial FR dilaporkan hilang pada, Rabu (11/3/2026) malam sekitar pukul 19.15 WIB. Kejadian ini dilaporkan oleh AM, pemilik kos tempat korban tinggal di Jalan Tanah Merah Indah No. 9, Kali Kedinding.

Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, aksi pencurian ini tergolong nekat. Pelaku diduga seorang perempuan yang baru tinggal selama 10 hari di lingkungan tersebut namun belum menyerahkan identitas (KTP). Menurut AM, saat korban sedang mandi, pelaku masuk ke dalam kamar dan mengambil kunci sepeda motor, lalu segera membawa kabur kendaraan tersebut. Kasus ini telah dilaporkan ke polsek setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara laporan kedua terjadi di wilayah Sidoarjo, tepatnya di kawasan Sedengan Mijen, Kecamatan Krian. Belum daerah lain. Pelapor berinisial MJ melaporkan kehilangan sepeda motor milik pegawainya yang sedang terparkir di sebuah toko bangunan. Kendaraan yang hilang adalah Honda Beat tahun 2022 warna silver nopol W 2975 NDX.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian sepeda motor jenis matik di wilayah Krian, Kabupaten Sidoarjo, viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang pelaku mengenakan hoodie putih dan celana pendek diduga melakukan pencurian di sebuah lokasi yang disebut berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan Krian.

Berdasarkan keterangan waktu yang tercantum dalam rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/1) petang. Video tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perhatian warganet. Menanggapi beredarnya rekaman itu, Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut. “Hingga kini belum ada laporan yang masuk ke kami terkait kejadian tersebut,” ujar AKP Galih saat itu.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tetap menindaklanjuti informasi yang beredar dengan menerjunkan personel ke lokasi yang disebutkan dalam video. “Tim sudah kami arahkan ke lokasi untuk memastikan kebenaran kejadian tersebut,” imbuhnya.

AKP Galih juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. “Kami berharap warga segera melapor jika terjadi tindak kriminalitas, sehingga setiap kejadian bisa cepat ditindaklanjuti. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Kejadian di Punokawan

Seorang emak-emak warga Ponokawan, Krian, Sidoarjo, menjadi korban penjambretan saat hendak menuju masjid untuk mengikuti pengajian. Aksi pelaku terekam CCTV di sekitar Masjid Al Hidayah. Peristiwa itu terjadi Selasa pagi (10/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban berjalan kaki sendirian menuju Masjid Al Hidayah, Ponokawan. Tiba-tiba seorang pria mengendarai sepeda motor Honda Scoopy mendekat. Pelaku langsung merampas tas tangan yang dibawa korban. (net)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry