SOLUSI : Bertemu para kepala desa se – Kecamatan Badas diskusi dan solusi (Kintan Kinari Astuti/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Berkantor di balai desa, demikian salah satu janji politik disampaikan Hanindhito Himawan Pramana saat Pilkada lalu dan kini mulai dibuktikan. Memberikan perhatian lebih kepada semua kalangan, bahkan berniat merangkul seluruh elemen masyarakat, bagi Bupati Kediri demi mewujudkan Kabupaten Kediri yang lebih baik.

Usai mengunjungi kegiatan vaksinasi di Pasar Kandangan, dilanjutkan menghadiri kegiatan Persatuan Guru NU (Pergunu) yang merayakan Hari Lahir ke – 69 tahun. Mas Bup kemudian mengunjungi Balai Desa Lamong Kecamatan Badas untuk bertemu para kepala desa se – Kecamatan Badas. Namun di tengah perjalanan, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini sempat membagikan nasi kotak saat melihat warga Desa Lamong tengah melakukan kerja bakti.

“Pertama meninjau vaksinasi di Pasar Kandangan jadi targetnya 200 pedagang pasar tadi waktu dikunjungi, sudah sekitar 50% lebih divaksin. Saya minta Kepala Dinas Kesehatan jika tidak memenuhi target, maka dari Dinas Kesehatan harus bekerjasama dengan camat dan kepala desanya untuk proaktif. Supaya target vaksinasi terpenuhi, karena kalau tidak terpenuhi hard imunity di Kabupaten Kediri tidak akan bisa terjadi,” ucap Mas Bup

Dihadapan para kepala desa, bupati langsung menyampaikan apa keluhan warga dan para kepala desa selama ini dan apa yang bisa dilakukan pemerintah daerah. Satu – persatu pun menyampaikan keluhan dan harapan, selanjutnya Mas Bup meminta kepada Camat Pare Anik agar mencatat dan memilah untuk dijadikan skala prioritas.

Kades Badas : Mas Bup Tidak Ada Jarak

PEDULI : Mas Bup saat membagikan nasi kotak kepada warga Badas sedang kerja bakti (Kintan Kinari Astuti/duta.co)

Seperti dikatakan Hariono, Kepala Desa Lamong menyampaikan bahwa sejak awalnya dirinya berharap ada perubahan di Kabupaten Kediri. “Sejak awal semua kepala desa komitmen satu bahasa adalah perubahan. Alhamdulillah dengan adanya perubahan itu ternyata sekarang nyata bagus sekali. Untuk potensi pariwisata memang sedang saya godog, ini tadi saya usulkan dan disuruh membuat proposal. Namun pasti akan terwujud tinggal butuh pemodal dan orang yang mampu mendesignnya,” ucapnya.

Yang menjadi Kades Lamong bangga dan terpesona kepada Mas Bup, bahwa sejak Bupati Kediri dilantik seakan tidak ada jarak. Bahkan bukan hanya komunikasi melalui pesan singkat ataupun satuan kerja terkait, saat dirinya berusaha menelepon langsung disapa dengan cukup ramah.

“Sekarang komunikasi tidak perlu susah, antara kepala desa dan bupati itu tidak ada jarak. Tidak ada istilah mau ketemu saja sulit, sekarang melalui telepon pribadinya saja langsung diterima. Ini memang yang diharapkan seluruh kepala desa,” ucap Hariono.

Pada kesempatan tersebut, juga dibahas terkait pengembangan wisata di Candi Surowono juga masalah kekeringan di Desa Badas. Pun keberadaan Pasar Hewan Badas memerlukan tambahan dana untuk menyelesaikan kebutuhan sarana dan prasarana.

“Tadi baru selesai berdiskusi dan berdialog dengan teman – teman kepala desa, apa yang menjadi keluhan mereka selama ini. Diharapkan sinergitas antara kabupaten dengan pemerintah desa. Hakekatnya seorang kepala daerah tidak bisa menjalankan roda pemerintah tanpa kepala desa, tapi kepala desa tetap bisa menjalankan roda pemerintahan tanpa kepala daerah atau bupati,” ucap Mas Bup usai acara di Balai Desa Lamong. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry