
LAMONGAN | duta.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lamongan resmi melakukan perombakan struktur kepengurusan melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Gedung KPRI Dinas Pendidikan Lamongan, Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan Musda tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, melalui sambungan Zoom dan dihadiri oleh seluruh pimpinan cabang se-Kabupaten Lamongan serta perwakilan pengurus ranting.
Dalam forum itu, DPP PAN menunjuk lima orang formatur dengan Hamzah Fansyuri sebagai Ketua Formatur. Empat anggota formatur lainnya yakni Ali Makhfudl, Wiji, Nasrudin, dan Ahmad.
Ketua DPD PAN Lamongan, Ali Makhfudl, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan dilakukan melalui pengusulan dari DPD PAN Lamongan yang kemudian diputuskan oleh DPP PAN.
“Alhamdulillah kemarin sudah dibahas oleh Ketua Umum DPP PAN Pak Zulkifli Hasan, dan Mas Hamzah terpilih sebagai ketua formatur,” ujar Ali Makhfudl.
Saat ditanya apakah Ketua Formatur otomatis menjabat sebagai Ketua DPD PAN Lamongan, Ali menegaskan bahwa hal tersebut telah dipastikan.
“Betul, ketua formatur otomatis menjadi Ketua DPD PAN Lamongan periode 2025–2030,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Formatur terpilih, Hamzah Fansyuri, menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan Musda, dirinya bersama Ali Makhfudl telah dipanggil oleh Ketua Umum DPP PAN ke Kantor DPP PAN pada Kamis (27/11) malam untuk menerima arahan dan menyatakan kesiapan bila ditunjuk sebagai formatur.
Menurut Hamzah, setelah penunjukan formatur, DPP PAN memerintahkan tim formatur untuk segera melakukan perundingan guna menentukan tiga nama yang akan diusulkan menempati jabatan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD PAN Lamongan periode 2025–2030.
“Hasil perundingan itu nantinya akan menghasilkan tiga nama calon pimpinan DPD yang kemudian diserahkan ke DPP untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK),” terang Hamzah, Selasa (2/12/2025).
Ia menambahkan, keputusan tersebut nantinya juga akan disertai pernyataan komitmen dari calon pengurus terhadap target yang harus dicapai selama lima tahun ke depan.
Setelah SK kepengurusan terbit, DPD PAN Lamongan akan melanjutkan tahapan musyawarah di tingkat bawah, yakni Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kecamatan dan Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat desa pada awal tahun 2026.
“DPD akan melakukan evaluasi kinerja seluruh pimpinan, baik di tingkat cabang maupun ranting, terkait capaian pada periode sebelumnya,” jelasnya.
Untuk periode 2025–2030, Hamzah menargetkan PAN masuk tiga besar partai di Lamongan, merebut kembali unsur pimpinan di legislatif, serta menjadikan PAN sebagai pilihan utama generasi milenial dan generasi Z.
“Target kami adalah meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi, sekaligus menjadikan PAN sebagai partai modern yang kuat, berintegritas, dan relevan dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.
Ia juga memaparkan visi organisasinya, yakni menjadikan PAN sebagai partai yang solid, profesional, dan berakhlak, serta menjadi pelopor terwujudnya cita-cita bangsa yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat.
“Untuk misinya, kami akan memperkuat konsolidasi internal, mengintensifkan kaderisasi, meningkatkan profesionalisme, serta membangun sistem manajemen partai yang modern dan transparan. PAN harus menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat Lamongan,” tandas Hamzah.
Di akhir pernyataannya, Hamzah menyampaikan apresiasi kepada Ali Makhfudl atas bimbingan dan dukungan selama ini.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pak Ali Makhfudl, yang selama ini telah menjadi orang tua, guru, sekaligus sahabat dalam perjuangan membesarkan PAN di Lamongan,” pungkasnya. (ard)





































