Tampak terminal kesamben tidak beroperasi (hendik/duta.co)

BLITAR | duta.co – Pemerintah kabupaten Blitar terus berjibaku melawan penekanan persebaran virus Covid-19. Salah satunya adalah upaya melakukan pencegahan dengan menutup terminal kendaraan umum Kesamben Blitar. Pentutupan ini sebagai imbas dari pegawai terminal positif terjangkit virus Covid. Terminal Kesamben Kabupaten Blitar ditutup 14 hari.

Penutupan terpaksa dilakukan setelah koordinator terminal Kesamben meninggal karena Covid-19. Selain itu 6 pegawai juga terpapar Covid-19.

“Jadi untuk sementara dilakukan penutupan selama 14 hari. Setelah 6 pegawai dinyatakan positif Covid-19 dan kepala terminal meninggal dunia juga karena Covid-19,” ujar Camat Kesamben Setiyono, pada wartawan.

Kasatgas Terminal Kesamben Gatot Susanto mengatakan, selama ditutup petugas akan rutin melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh area terminal. Hal ini dikakukan agar ketika dibuka nanti, seluruh area sudah steril.

“Selama tidak ada aktivitas di dalam terminal, kami akan melakukan penyemprotan desinfektan,” kata dia.

Dia menambahkan, petutupan terminal Kesamben tersebut langsung perintah dari Kepala Dinas LLAJ Provinsi Jawa  Timur. Hal ini dilakukan untuk memutus penularan Covid-19 di area terminal.(hendi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry