PSN : Jembatan Baru Bandar Ngalim yang melintas di atas Sungai Brantas (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Bahwa bukan hanya bandar udara, bahwa di Kediri juga akan dibangun Jalan Lingkar Wilis dan jalan tol, demikian disampaikan Dodi Purwanto, Ketua DPRD Kabupaten Kediri. Tentunya sarana pendukung juga diperlukan untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terpusatkan di wilayah Kabupaten Kediri. Salah satu bakal dilakukan, proyek empat lajur pada Jembatan Baru Bandar Ngalim, menghubungkan

Wacana rekonstruksi Jembatan baru ini memang sangat diperlukan karena merupakan akses pendukung jalan lingkar, jalan tol dan tentunya ke bandara. Bahkan selain melebarkan jembatan, muncul wacana akan dibarengi dengan memperlebar ruas jalan mulai dari Perempatan Masjid Agung Kota Kediri hingga Terminal Baru Kota Kediri.

“Jadi karena rekonstruksi untuk Jembatan Bandar Ngalim, maka kemarin kita kedatangan dari tim Kementrian PUPR. Bahwa kita nanti akan berkoordinasi dengan dinas terkait membahas bagaimana pengaturan lalu lintas terus bagaimana bangunan yang mungkin terimbas. Sebenarnya ini merupakan proyek Kementerian PUPR dan memang usia jembatan tersebut sudah 48 tahun,” terang Apip Permana, Kepala Kominfo Kota Kediri dikonfirmasi Selasa (16/03).

Untuk pelaksanaannya, didapat keterangan dari Barenlitbang akan dilaksanakan pada pertengah tahun ini. “Informasi dari Barenlitbang, sekitar pertengahan tahun ini atau lima bulan ke depan sudah bisa dimulai. Terkait Jembatan Bandar Ngalim selama ini banyak keluhan mentul – mentul. Rasa kuatir kalau kendaraan roda empat berhenti, maka terasa bergoyang,” jelasnya.

Diterangkan Apip Permana, Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali. Sigit Maladi, sebagai perwakilan BBPJN Jatim-Bali yang turut hadir dalam acara tersebut. Menyampaikan rekrontruksi jembatan telah dirumuskan untuk diperlebar menjadi empat lajur dan dua jalur. (kin/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry