KOI : Mas Bup menyerahkan hadiah kepada juara Kontes Ikan Koi ke – 9 bertempat di Hall Convention SLG (Kintan Kinari Astuti/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Dukungan potensi alam yang mendukung, tidak tertutup kemungkinan keberadaan ikan hias bila dikelola dengan baik dan pemerintah daerah hadir di dalam, membuka peluang kerja mandiri. Rupanya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membaca peluang ini dan berjanji akan mendatangi sejumlah bibit ikan jenis super untuk dibudidayakan.

Gelaran Kediri Koi Show ke – 9 cukup mengundang banyak peserta, dihelaskan Agung Wibowo selaku ketua panitia. Sedikitnya 400 peserta telah mendaftar dan sebanyak 2.477 ikan diikutkan lomba digelar di Convention Hall SLG. Adapun berhak meraih juara umum Heru Santoso dari Magetan Nishikigoi.

“Jumlah peserta 400an orang dengan jumlah ikan dilombakan 2477 ekor. Hari Jumat digelar pendaftaran online, sabtu penjurian sampai selesai kemudian Minggu ceremony penyerahan hadiah, doorprize dan lelang,” terangnya, usai penyerahan hadiah Minggu (28/03).  Dijelaskan Agung Wibowo, ini merupakan kontes pasca pandemi setelah mengantongi ijin dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk peserta dari merata seluruh Indonesia, untuk kualifikasi penilaian kualitas warna dan bodi ikan. Pengelompokkan lomba berdasarkan ukuran ikan, up to 15 sampai 65cm dan terdapat 20 kelas perlombaan. Yang paling istimewa tetap Kelas Gosanke yaitu Kohaku, Sanke dan Showa. Karena warna lebih indah, penghobinya lebih banyak dan prospek,’ jelasnya.

Hadir usai menyerahkan piala, Bupati Kediri membenarkan bahwa populasi ikan hias di Kabupaten Kediri cukup tinggi. “Untuk populasi ikan hias mencapai 320 ribu dan untuk Ikan Koi mencapai 70 ribu dan angka ekonomisnya berada di angka 288 Milyar. Artinya pemerintah kabupaten harus mensupport dan harus memiliki kepedulian terhadap ikan hias. Rencana kami mendatangkan bibit ikan, nanti kita bicarakan dengan Kepala Dinas Perikanan,” terang Mas Bup

Selama ini dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Perikan memberikan pembinaan, sosialisasi dan ditandingkan untuk meningkatkan nilai ekonomis. Hal ini disampaikan Nurhafid selaku Plt. Kepala Dinas Perikanan. “Tujuan kita untuk mensosialisasikan bahwa Ikan Koi bisa diuji dan ditandingkan dengan daerah lain. Kemudian kalau sudah bagus, maka nilai ekonomisnya akan meningkat. Kegiatan ini sebagai tukar informasi antara pembudi daya, sehingga kualitas ikan di Kediri akan meningkat,” jelasnya. (kin/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry