BIADAB : Lokasi kejadian pencurian dengan kekerasan dipenuhi tetangga sekitar (istimewa)

KEDIRI | duta.co — Wajah Sutrisno, bapak Anindya (14) anak semata wayang, yang menjadi korban kebiadaban pencuri di rumahnya, tampak lesu. Ditemui di RS Muhamadiyyah Ahmad Dahlan Kota Kediri, pasca kejadian yang menimpa putrinya yang masih duduk di bangku SMP Negeri 1 Grogol, Sutrisno mengaku sempat mendapat firasat, saat berangkat kerja salah satu ban depan mobil sedannya meletus tiba–tiba.

Rupanya firasat sang bapak terbukti, karena saat berada di tempat tugas, dia mendapat kabar jika rumahnya dimasuki maling dan anaknya menjadi korban atas ulah kesadisan pencuri. Dia pun bercerita, memang keluarganya usai menerima warisan dan uangnya selain dibelanjakan juga telah ditabungkan. “Ibunya memang baru mendapat warisan kemudian dibelikan sawah dan sisanya ditabung,” jelas Sutrisno kepada wartawan di rumah sakit.

Diduga atas warisan inilah, menjadikan pelaku memakai cadar, bertubuh kecil kurus ini nekat menyatroni rumahnya. Pelaku nekat karena dikira ada duit di dalam rumah. “Tiba tiba lampu rumah padam, saat korban berada di dalam rumah seorang diri, karena ibunya sedang salat tarawih di musholla,” jelas Kasat Reskrim AKP Ridwan Sahara. Saat keluar rumah inilah, korban kemudian langsung dihujani clurit meski telah berusaha melawan.

Korban pun mengaku, agar dirinya jangan diperkosa kepada pelaku yang mengancamnya dengan senjata tajam. Meski duduk di bangku SMP, korban memiliki tinggi tubuh 175cm ini dikenal tomboy, apalagi dia setiap pergi mengendarai motor Kawasaki Ninja 250cc. “Anak saya sempat melawan, usai mengacak–acak rumah kemudian menyerang anak saya lagi sebelum pergi,” jelasnya.

Usai kejadian, korban pun berteriak minta tolong dan akhirnya tetangganya berdatangan dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Tarokan. “Mendapat laporan, kami langsung datang juga ke TKP dan saat ini anggota kami perintahkan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku atas kejadian ini,” terang Kasat Reskim Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara.

Sebuah sumber mengatakan, bahwa ciri-ciri pelaku sudah digenggam petugas. Di mana posisinya, juga sudah terendus. “Doakan segera ditangkap,” katanya. (ian/nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.