RAWAT: Rionaldo saat menjalani perawatan di RSU dr Soetomo usai dimassa karena diduga hendak melakukan pencurian. (Duta.co/Tunggal Teja)
RAWAT: Rionaldo saat menjalani perawatan di RSU dr Soetomo usai dimassa karena diduga hendak melakukan pencurian. (Duta.co/Tunggal Teja)

SURABAYA | duta.co – Entah mimpi apa yang dialami Rionaldo (28), warga Jl Kalongan VI-i, Surabaya ini. Dia yang semalam menjalani perawatan intensif di RSU dr Soetomo ini akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir usai dihajar warga.

Aksi penghajaran yang dilakukan terhadap Rionaldo, lantaran warga menduga dia hendak mencuri sebuah motor di rumah Moch Arifin (27), warga Jl Simo Kalangan Baru No. 2 Surabaya.

Seperti dikatakan Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Suroso, pihaknya yang mengevakuasi Rionaldo dari amukan warga. Namun saat disinggung kriminal apa yang dilakukan Rionaldo, pihaknya masih belum dapat memastikan.

“Yang pasti saat itu, dia (Rionaldo, red) ketahuan oleh penjaga keamanan perumahaan saat masuk ke pekarangan rumah. Setelah tepergok, dia mencoba kabur,” kata Kompol Suroso, Senin (9/1).

Kasus itu sendiri sebenarnya terjadi Kamis (5/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Rionaldo masuk ke dalam rumah milik Moch Arifin di Jl Simo Kalangan. Nah, saat memanjat pagar, petugas keamanan yang saat itu sedang patroli memergokinya. Saat itu petugas keamanan langsung berteriak maling. Rionaldo yang kaget, langsung turun dan kabur menggunakan motornya.

Namun, warga sekitar yang sudah terlanjur mengepungnya seketika itu menarik jaket Rionaldo. Hingga Rionaldo terjatuh dan langsung dihakimi warga sekitar yang sudah geram karena Rionaldo dicurigai hendak mencuri. Beruntung, Polsek Sukomanunggal yang mendengar informasi itu segera sampai di lokasi

Kendati berhasil meredam emosi warga, Polsek Sukomanggal sudah mendapati Rionaldo dalam keadaan pingsan. Rionaldo pun langsung dilarikan ke RSU dr Soetomo. “Dari hasil pemeriksaan sementara dokter menyatakan dia (Rionaldo, red) mengalami gegar otak ringan dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir ,

Suroso menambahkan,semalam, Rionaldo masih tak sadarkan diri. “Jadi, kami belum bisa meminta keterangan,” tandas Kompol Suroso. tom/gal

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan