Apdesi menghadiri audiensi dengan DPRD Kabupaten Probolinggo (duta.co/fathul)

PROBOLINGGO | duta.co – Ketua Apdesi (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo Hasanuddin menegaskan, pihaknya konsisten meminta pilkades tahap II tahun ini digelar 27 Desember.

Hal itu ditegaskan Hasanuddin bersama sejumlah pengurus Apdesj ketika menghadiri audiensi dengan DPRD, Senin (2/8/2021).

Dalam audiensi tersebut, Apdesi menyuarakan aspirasi dan memastikan anggaran Pilkades tahap II  yang akan diikuti oleh 253 desa se-kabupaten tersedia.

“Kami meminta agar Pilkades tahap II ini tetap sesuai jadwal, sebagaimana telah ditetapkan oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari. Sebab, ada usulan agar Pilkades diundur di bulan Februari 2022,” ujar Hasanuddin.

Menanggapi soal anggaran Pilkades, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo menyebut, anggaran tersebut sudah ready.

“Ini berdasarkan keterangan Dinas PMD dan Badan Keuangan Daerah yang menegaskan bahwa anggaran tersebut tersedia,” ujar Andi.

Namun, lanjut Andi, kendala dari anggaran tersebut ada di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) di Pemkab.

“Mengingat waktu yang mepet. Jika anggaran Pilkades ditetapkan di PAK 2021 dan gagal dieksekusi, maka mau tidak mau Pilkades tahap II itu diadakan pada tahun 2022 dan masuk PAK 2022. Besok kami akan kembali melakukan pembahasan,”  tukas Andi.

Selain itu, lanjut Andi, Kemendagri belum memberikan izin terkait pelaksanaan Pilkades tahap II, mengingat Kabupaten Probolinggo masih menerapkan PPKM Level 3 saat ini.

Andi menambahkan, pihak Apdesi menganggap tidak ada kepastian terkait Covid-19. Bahkan bila memang Pilkades akan diundur di bulan Februari 2022 akibat Covid-19 dan sebab lainnya, belum ada kepastian Pilkades tahap II itu akan terlaksana pada bulan itu juga. Kemungkinan bisa diundur lagi karena sebab yang sama.

Polres Probolinggo yang  mengambil peran dalam pengamanan Pilkades sempat mengusulkan agar Pilkades diundur.  Usai rapat dengan dewan, Apdesi menemui Kapolres Probolinggo, AKPB Teuku Arsya Khadafi di kantornya.

“(Penundaan) Itu hanya usulan Kapolres, mengingat Pilkades  pada 27 Desember 2021 itu berdekatan dengan Nataru (Natal Tahun Baru). Namun bila Pemda masih menetapkan pelaksanaan Pilkades pada 27 Desember 2021, Polres tetap akan menerimanya,” kata Hasanuddin usai Ketua menemui Kapolres. hul

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry