Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim.

SURABAYA | duta.co – Temuan sumur air yang diduga mengandung campuran minyak di Dusun Duko, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim.

‎Ia menilai, secara geografis lokasi sumur tersebut berada tidak jauh dari wilayah eksploitasi minyak dan gas West Madura Offshore (WMO). Kondisi ini membuka kemungkinan adanya kandungan atau campuran minyak di area sekitar.

‎“Posisi Desa Klampes itu memang tidak jauh dari eksploitasi migas West Madura Offshore. Jadi secara kemungkinan, bisa saja ada kandungan campuran minyak. Tapi kita tetap menunggu hasil uji laboratorium dari SKK Migas Jabanusa dan ESDM Provinsi Jawa Timur,” tegasnya politisi asal Partai Gerindra ini, pada Kamis (22/1/2026).

‎Karena itu, Halim mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri hingga hasil resmi pengujian laboratorium diumumkan.

‎“Kami berharap masyarakat sabar menunggu hasil uji lab dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa membahayakan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” katanya.

‎Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah cepat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur bersama SKK Migas Perwakilan Jabanusa yang langsung turun ke lokasi untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

‎“Kami mengapresiasi langkah ESDM Provinsi Jawa Timur dan SKK Migas Jabanusa yang langsung ke lokasi, mengambil sampel, lalu dilakukan penelitian,” ujarnya.

‎Halim berharap hasil pengujian laboratorium dapat segera dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat. “Sehingga dari hasil itu bisa ditentukan langkah lanjutan apa yang perlu diambil. Transparansi hasil uji sangat penting agar masyarakat mendapatkan kepastian,” jelasnya. (rud)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry