SAHABAT : Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Eddi Jarwoko (tengah) bersama para Duta Besar negara sahabat dan Kepala Dinas Koprasi Kota Malang (paling kanan) (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya mendongkrak Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan menciptakan sarana temu bisnis. Mulai dari Start Up, pengusaha yang sudah bertransaksi level nasional, sampai yang Go Internasional, semua dipertemukan. Termasuk dengan Kedutaan dua negara sahabat, Fiji dan Malaysia.

Hal diatas disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Eddi Jarwoko saat membuka acara temu bisnis bagi pelaku usaha mikro. Acara ini dihelat Kamis (18/07/2019) di Hotel Aria Kota Malang. Diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang dengan mengundang 40 UKM, serta Penasehat Kedutaan Besar Republik Fiji, dan Komisoner Perdagangan Kedutaan Malaysia.

Sofyan Eddi mengatakan, “Perlu membangun image masyarakat, Malang Kota Murah. Murah biaya pendidikannya, murah biaya wisatanya, termasuk murah juga makanannya,”

Dengan berkumpulnya para pengusaha ini diharapkan brand image Malang Kota Murah dapat diikuti oleh semua elemen, tak terkecuali para pelaku UKM.

Temu bisnis ini juga sebagai upaya untuk berbagi pengalaman dan memecahkan masalah guna pengembangan bisnis kedepan. Pemkot dalam hal ini Dinas Koperasi juga mendorong para pelaku UKM untuk membuat produk kreatif yang dapat merayu pasar internasional.

Ditambahkan oleh Plt Kepala Dinas Tri Widyani Pangestuti, UKM kota Malang saat ini seakan seperti gadis cantik yang diperebutkan banyak pihak. Hingga perlu penguatan dari sisi manajemen dan jejaring agar mampu berdaya saing secara stabil.

Tri Widyani juga menyampaikan, “Temu bisnis dari berbagai strata usaha ini sebagai upaya untuk mewujudkan Malang sebagai kota UKM. Kota ini juga akan menjadi rule model ekonomi kreatif,” ujarnya.

Temu bisnis kali ini dihadiri 40 UKM yang bergerak dalam bidang kuliner, fashion, kriya atau kraft dan olahan makanan. dah