
SIDOARJO | duta.co – Telkom University Kampus Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas dan keselamatan kerja sektor usaha mikro kecil dan menengah melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.
Pada Sabtu, 16 Mei 2026 lalu, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Industri melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Identifikasi dan Pengendalian Risiko Pengelasan untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada UMKM Sidoarjo” yang bertempat di CV Jaya Utama, UMKM pengelasan di wilayah Ngelom, Sidoarjo.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pekerja dan pengelola UMKM mengenai pentingnya identifikasi bahaya kerja serta penerapan pengendalian risiko dalam aktivitas pengelasan sehari-hari. Pengelasan merupakan pekerjaan dengan tingkat risiko cukup tinggi karena melibatkan paparan panas, percikan api, asap las, kebisingan, hingga posisi kerja yang berpotensi menyebabkan cedera. Oleh karena itu, edukasi keselamatan kerja menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung peningkatan produktivitas usaha.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin dosen Teknik Industri Telkom University Surabaya, yaitu Huki Chandra, S.T., M.Sc. sebagai ketua pengabdian masyarakat, dengan dosen anggota Ayu Endah Wahyuni, S.T., M.T. dan Paramaditya Arismawati, S.T., M.T. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai panitia dan pendamping teknis, yaitu Yemima Sahara Pardede, Adi Febri Widianto, Syifau Karomatul Inayah, Andre Andika Rafif, dan Farel Tegar Venareal. Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadikan pelatihan berlangsung interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh peserta.
Pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi utama. Pada sesi pertama, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi bahaya dalam proses pengelasan, mulai dari risiko kebakaran, paparan asap las, hingga risiko ergonomi akibat posisi kerja yang tidak tepat. Peserta diajak mengidentifikasi kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman yang sering terjadi di lingkungan kerja mereka.
Sesi berikutnya membahas pengendalian risiko kerja melalui penerapan prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, serta pentingnya menjaga kebersihan dan tata letak area kerja. Peserta juga diberikan contoh penerapan pengendalian sederhana yang dapat dilakukan oleh UMKM tanpa membutuhkan biaya besar namun tetap efektif meningkatkan keselamatan kerja.
Selain itu, tim pengabdian memberikan edukasi mengenai hubungan antara keselamatan kerja dengan produktivitas, di mana lingkungan kerja yang aman dapat membantu mengurangi kecelakaan, kelelahan, dan gangguan kesehatan pekerja.
Peserta terlihat antusias selama kegiatan berlangsung karena materi disampaikan berdasarkan kondisi nyata di bengkel pengelasan. Diskusi dan praktik langsung menjadi bagian yang paling menarik karena peserta dapat berbagi pengalaman sekaligus memperoleh solusi yang aplikatif terhadap permasalahan yang dihadapi sehari-hari.
Huki Chandra, S.T., M.Sc. sebagai ketua pengabdian masyarakat “Melalui kegiatan ini, Telkom University Surabaya menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendukung pengembangan UMKM melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. “
Diharapkan pelatihan ini mampu meningkatkan kesadaran keselamatan kerja serta mendorong terciptanya budaya kerja pengelasan yang lebih aman, sehat, dan produktif di wilayah Sidoarjo. Imm








































