Telkom University Surabaya bekerja sama dengan Ternak Park Wonosalam resmi mengembangkan sistem dashboard digital sebagai solusi modern untuk manajemen peternakan. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Telkom University Surabaya bekerja sama dengan Ternak Park Wonosalam resmi mengembangkan sistem dashboard digital sebagai solusi modern untuk manajemen peternakan. Kolaborasi ini bertujuan mendorong transparansi, efisiensi, serta keterlibatan investor dalam pengelolaan peternakan berbasis teknologi.

Ternak Park Wonosalam, yang dikenal sebagai pelopor peternakan digital di Indonesia, sebelumnya mengandalkan pencatatan manual berbasis spreadsheet. Kini, bersama tim dosen dan mahasiswa Telkom University Surabaya, dikembangkanlah sistem dashboard monitoring yang mampu menampilkan data ternak secara real-time dan terintegrasi.

“Digitalisasi manajemen peternakan adalah langkah krusial untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi sektor ini. Pelanggan dan investor kini dapat memantau perkembangan ternak secara real-time,” ujar Mochamad Nizar Palefi Ma’ady, dosen Telkom University Surabaya sekaligus ketua proyek.

Dashboard ini menampilkan berbagai informasi penting, mulai dari jumlah dan kondisi hewan ternak, tingkat kebersihan kandang, hingga pengeluaran pakan. Fitur pelaporan visual disajikan dalam bentuk grafik populasi ternak yang meliputi kategori dewasa, anakan, sakit, mati, dan terjual, serta data investasi seperti nama investor, asal kota, jenis investasi, status pembayaran, dan nominal dana yang ditanamkan.

Salah satu inovasi utama adalah fitur “Manajemen Hewan”, yang memungkinkan pengelola mencatat dan memantau setiap individu ternak secara rinci, seperti nomor tag, jenis kelamin, program pemeliharaan (fattening atau breeding), hingga status terkini. Identitas digital unik diberikan pada tiap ternak (contoh: HW1, HW2) guna mempermudah pelacakan. Admin juga difasilitasi dengan fitur impor data CSV, ekspor laporan, serta pengelolaan data interaktif untuk menunjang kebutuhan dokumentasi dan operasional.

Dengan sistem ini, investor dapat memantau seluruh proses secara langsung mulai dari pembelian hewan, distribusi pakan, kondisi kandang, hingga hasil panen. Model pelaporan ini tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menciptakan kedekatan emosional antara pelanggan dan aktivitas peternakan yang mereka dukung.

Proyek ini digawangi oleh tim Telkom University Surabaya yang terdiri dari dosen Mochamad Nizar Palefi Ma’ady, Adzanil Rachmadhi Putra, dan Rosyid Abdillah, serta mahasiswa Muhammad Faqih Al As Ad dan timnya. Sementara Ternak Park Wonosalam berperan menyediakan data lapangan dan masukan teknis.

Inisiatif yang dimulai sejak November 2024 ini mendapat dukungan penuh dari program Matching Fund Telkom University melalui Bandung Techno Park dan ditargetkan rampung pada Juli 2025.

“Kami optimis inovasi ini akan menjadi fondasi baru bagi ekosistem peternakan berbasis teknologi di Indonesia,” ujar Rangga, perwakilan dari Ternak Park Wonosalam.

Telkom University dan Ternak Park berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia di sektor daging potong hewan ternak melalui investasi di bidang pemberdayaan warga desa dalam perkembangbiakan hewan ternak. Kolaborasi ini tidak hanya berkontribusi pada kemajuan industri peternakan digital, tetapi juga secara langsung mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya mencakup SDGs 2 yakni Zero Hunger melalui peningkatan efisiensi produksi.

SDGs 8 Decent Work and Economic Growth dengan menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan peternakan lokal; SGDs 9 Industry, Innovation and Infrastructure lewat adopsi teknologi informasi dalam sektor agrikultur; dan SDG 12 Responsible Consumption and Production dengan menghadirkan sistem pelaporan dan manajemen ternak yang bertanggung jawab dan transparan.

Dengan semangat kolaboratif dan visi inovatif, proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat memperkuat sektor peternakan nasional dan menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di era digital. Imm

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry