RELAWAN: Suka cita para siswa-siswi bersama para Relawan BNN Telkom berfoto di SDN Gedugan I Gili Genting. (duta.co/DOK)

SUMENEP|duta.co – Kepala Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) Pendidikan Gili Genting, Yanto Winarjo berharap agar bantuan yang disampaikan Telkom dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk membuka wawasan anak-anak di pulau Gili Genting, banyaknya Ilmu yang didapat dari Buku.
Senada dengan Yanto, Abdul Kadir, Kepala Sekolah SDN Aenganyar I  menyampaikan terima kasih kepada Telkom. Ia berharap bantuan berupa buku ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak di SDN Aenganyar I.

“Kita tahu bahwa buku merupakan jendela dunia. Semakin kita banyak membaca, banyak pula pengetahuan yang kita dapat,” tegasnya.
Di pihak DPW 5 Sekar Telkom Jatim, Budi Utomo mengatakan, “Sekar Telkom merupakan bagian dari anak bangsa,  kita ingin buku yang disumbangkan ini dapat menginspirasi anak-anak yang tangguh secara mental dan intelektual yang menjadi pemimpin-pemimpin penting di negeri ini.” tambah Utomo.
Tujuan Sekar Telkom di kegiatan BBN ini, kata Utomo, karena dilandasi rasa kecintaan dan kebanggaan yang mendalam kepada tanah air tumpah darah Indonesia, diiringi tekad untuk terus berkarya yang terbaik bagi  perusahaan kami, Telkom Indonesia.

“Selain itu organisasi Sekar Telkom mendedikasikan sebagian hati, pikiran dan langkah kami untuk membantu mencerdaskan anak-anak di pelosok negeri melalui Gerakan Bakti Bagi Negeri untuk Anak-anak Indonesia.” tandasnya

Sementara itu beberapa waktu lalu, Telkom telah melakukan kerja sama dengan beberapa desa di Kabupaten Sumenep untuk menyediaan akses Internet untuk area terpencil melalui jaringan Satelit, Mangoesky, yang membuat petukaran informasi warga pedesaan menjadi lebih baik. Baik menggunakan Data, Voice, maupun TV.

Komunikasi dilakukan melalui teknologi satelit Telkom agar warga kepulauan dapat merasakan layanan jaringan lebih baik, lancar serta melek internet. Penandatanganan kerja sama dari target 53 titik Mangoesky telah dilakukan oleh Bupati Sumenep Busyro Karim dengan Wasito Adi. Saat ini sekitar 15 desa di Kecamatan Dungkek sudah diinstal. (imm)

 

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry