BERFOTO : Wali kota Malang Drs H Sutiaji (tengah) berfoto bersama ASN penerima penghargaan. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co –Wali kota Malang, H. Sutiaji, serta Wakil Walikota Malang, H. Sofyan Edi Jarwoko dan Sekda Kota Malang, Wasto  menyerahkan  beberapa penghargaan. Diantara penghargaan tersebut Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB Tahun 2019, Penghargaan Sekolah Adiwiyata Prov. Jatim, serta Penghargaan Anugerah Adinata Mandrakanta Triwulan II.

Menurut Wali kota Malang Drs H Sutiaji, yang memimpin langsung acara tersebut, Selasa (13/08/2019). Penghargaan Top 99 Inovasi ini diberikan kepada Kota Malang atas inovasi Brexit yang masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019  ini.

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada 13  sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur. Diantara sekolah tersebut SDN Tasikmadu 1, SDN Kebonsari 2, SDN Sukun 2, SD Muhammadiyah 4, SDN Blimbing 4, SMP Negeri 8, dan SMP Negeri 25.

Selain penghargaan untuk sekolah Adiwiyata, diberikan pula anugerah Adinata Mandrakanta diberikan kepada 3 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang  yang telah melaksanakan evaluasi hasil Renja Triwulan II 2019. Ketiga perangkat daerah peraih anugerah tersebut yaitu Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, serta Sekretariat Daerah.

Ketiga penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Walikota Sutiaji kepada Puskesmas Janti selaku tim innovator Brexit, Perwakilan 13 sekolah peraih Adiwiyata serta kepada 3 kepala perangkat daerah  peraih Anugerah Adinata Mandrakanta.

Wali kota Malang mengatakan, “Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mendapatkan penghargaan ini. Pertahankan terus menerus, dan mudah-mudahan ini akan menjadi kekuatan kita. Sekali lagi saya ucapkan ribuan terimakasih.” ujarnya.

Sutiaji menekankan bahwa semua penghargaan yang diperoleh menunjukkan bahwa Kota Malang menjadi kota yang berbasis ramah lingkungan. Karena itu, lanjut Sutiaji , perlu pengupayaan terus menerus untuk meningkatkan kinerja dalam segala bidang untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik.

“Ayo berinovasi terus karena daerah-daerah lain juga  semakin berlomba untuk melakukan perbaikan. Inovasi kita kembangkan, tatanan lama dipertahankan, dan adopsi teknologi baru yang memiliki manfaat yang lebih agar kita bisa melayani masyarakat dengan baik.” pungkas Sutiaji. (hms/dah)