
SURABAYA | duta.co – Meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Timur mendorong Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur bergerak cepat untuk menekan angka penyebaran penyakit tersebut.
Langkah itu, tertuang dalam Surat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Nomor 014/IN/DPD/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026, yang ditujukan kepada jajaran DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten/kota, kepala daerah dan wakil kepala daerah, hingga seluruh kader partai.
Menanggapi surat tersebut, Penasihat Fraksi PDI Perjuangan Deni Wicaksono yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur menegaskan, bahwa instruksi itu merupakan bentuk komitmen partai agar kader tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi benar-benar turun langsung menyentuh persoalan rakyat.
“Ini bukan sekadar imbauan. Seluruh kader PDI Perjuangan wajib meningkatkan kewaspadaan dan mengambil peran aktif dalam pencegahan DBD. Partai harus hadir ketika rakyat menghadapi ancaman kesehatan,” tegas Deni, Selasa (10/2/2026).
Dalam instruksi tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memerintahkan seluruh kader untuk melakukan pemantauan aktif terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Selain itu, kader juga diminta memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit, serta menggerakkan masyarakat dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara berkelanjutan.
Tak hanya itu, kader partai juga didorong untuk menginisiasi pelaksanaan fogging di wilayah rawan DBD dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi kesehatan terkait, serta melakukan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat.
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga mewajibkan seluruh jajaran partai untuk melaporkan setiap kegiatan dan perkembangan di lapangan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut organisasi.
“Kesehatan rakyat adalah prioritas. Kader tidak boleh menunggu situasi memburuk baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini,” pungkas sekretaris PDI Perjuangan Jawa Timur. (rud)




































