Grup Band Kotak usai menanam pohon trembesi secara simbolis di Alun-Alun Ngawi, Rabu (14/8) sore. DUTA/ridhoi

NGAWI | duta.co – Grup band Kotak meramaikan aksi tanam pohon trembesi di sepanjang jalan tol Ngawi Kertosono, Rabu (14/8) sore.

Secara simbolis penanaman dilakukan di Alun-Alun Ngawi untuk menghijaukan ruas jalan tol sepanjang 87 kilometer.

Tantri, Cua dan Cella memegang cangkul menanam trembesi bersama Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Santoso, Vice President Djarum Foundation FX Supanji serta pejabat daerah lainnya.

Band Kotak bukan sekali terlibat dalam aksi tanam pohon ini. Tantri sang vokalis mengaku senang bisa kembali beraksi untuk penghijauan alam dan lingkungan.

“Kita harus bangga lo, masih ada pihak swasta yang mau peduli untuk penghijauan. Kita memang jangan bergantung pada pemerintah karena pemerintah tidak bisa menangani masalah ini sendirian,” jelas Tantri.

Selain itu, masyarakat juga harus mulai melakukan perubahan untuk mulai peduli lingkungan. Karena saat ini tingkat polusi, sampah-sampah plastik terutama sudah mulai mencemari.

“Saya sendiri, di rumah sudah mulai membiasakan anak untuk mencintai lingkungan dari hak sederhana. Misalnya siram tanaman setiap sore kalau lagi di rumah. Ke mana-mana bawa tubler untuk minum, bawa tas belanjaan sendiri dan sebagainya. Kita mulai dari rumah sendiri,” tandas Cua.

Bahkan diakui Tantri kampanye membawa tumbler sendiri dari  rumah selalu dia gaung-gaungkan saat di atas panggung. Dia mengajak Kerabat Kotak (sebutan untuk fans Kotak) agar tidak menggunakan plastik secara berlebihan.

“Ya kita mulai dari diri sendiri lah. Dari lingkungan terkecil baru ke sekitarnya,” tukasnya.

Malam harinya, usai penanaman pohon, Grup Band Kotak tampil menghibur masyarakat Ngawi dengan beberapa lagu andalan mereka.

Djarum Foundation memang memiliki program menghijaukan tol Trans Jawa melalui Djarum Trees for Life (DTFL). Untuk kali ini ada 10 ribu pohon trembesi yang ditanam.

Sebelumnya, program DTFL tol Trans Jawa di Jawa Timur, Bakti Lingkungan Djarum Foundation telah menanam trembesi sepanjang 36 KM di Surabaya – Mojokerto, 34 KM Gempol – Pasuruan. Ditambah tol Ngawi – Kertosono sepanjang 87 KM, total yang ditanam menjadi 157 KM.

Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji menuturkan program Penanaman Trembesi 87 KM Ruas Tol Ngawi – Kertosono ini merupakan langkah nyata dari Djarum Foundation untuk memperbaiki lingkungan dan kualitas udara demi masa depan yang lebih baik.

“Program ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian, tanggung jawab, serta komitmen Djarum Foundation terhadap lingkungan guna mengurangi efek pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang bersahabat bagi Indonesia di masa depan,” ujar FX Supanji, di sela rangkaian seremoni. dho

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry