SURABAYA | duta.co – Terkendala dengan absennya pemain pilar di skuat Persebaya Surabaya, nyatanya mental bertanding anak-anak Bajol Ijo melawan Persija Jakarta tidak surut.

Persebaya Surabaya di babak pertama menyerang habis-habisan, namun tidak membuahkan hasil. Permaian antara kedua kesebelasan di babak pertama sama-sama kuat.

Masuk di babak kedua, punggawa Timnas Indonesia U-19 itu menjadi pembeda di lapangan.

Meski Persebaya sempat tertinggal, Supriyadi mampu membawa Green Force menahan imbang Macan Kemayoran dengan skor 1-1 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (24/8/3019).

Gol Persebaya dicetak lewat titik putih oleh Misbakhus Solikin di menit ke-79. Sementara gol Persija dibukukan lewat tendangan keras dari Marco Simic di menit ke-68.

Dengan hasil ini, Persebaya masih tertahan di peringkat ke-6 dari 16 pertandingan dengan 22 poin. Sementara Persija tetap terpuruk di peringkat ke-14 dengan 13 poin.

Hasil kurang maksimal dari Persebaya menjadi tugas berat buat Alfred Riedl untuk memoles kemampuan tim. Pelatih berdarah Austria itu akan mengantikan peran Bejo Sugiantoro sebagai pelatih kepala.

Dari segi permainan, tampak mobilitas para pemain Persebaya sudah mumpuni. Determinasi tinggi yang didukung dengan umpan pendek yang cepat sempat merepotkan pertahanan Persija.

Namun, persoalan finishing yang lemah masih menjadi masalah utama Green Force. Berkali-kali peluang diciptakan, tapi tak mampu dikonversi menjadi gol. (gal)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry