

Kegiatan ini menjadi ruang edukatif dan ekspresif bagi anak-anak usia dini untuk mengenal, mencintai, dan menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.
Beragam aktivitas kreatif mewarnai acara tersebut, mulai dari bermain peran, drama bertema penyelamatan lingkungan, menari dan menyanyi, hingga fashion show kolaboratif bersama orang tua. Dalam fashion show ini, para peserta tampil memukau mengenakan kostum dari bahan daur ulang yang didesain dengan sangat kreatif mulai dari karakter super hero lingkungan hingga ksatria Nusantara yang merepresentasikan kearifan lokal dan semangat menjaga bumi.
Kolaborasi epik antara anak dan orang tua ini berhasil menciptakan suasana acara yang meriah, edukatif, sekaligus inspiratif. Kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran Climate Hero SD Alazka Surabaya, yang turut memamerkan berbagai produk ramah lingkungan hasil karya siswa, sebagai bentuk aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Kepala KB TK Alazka Surabaya, Iffatus Syakila, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini.
“Melalui Eco Little Hero, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa mencintai lingkungan bisa dimulai dari langkah-langkah kecil, dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak. Kolaborasi anak dan orang tua hari ini adalah bukti bahwa pendidikan karakter akan lebih kuat ketika dilakukan bersama,” ujarnya.
Antusiasme dan keterlibatan orang tua juga menjadi kekuatan utama acara ini. Salah satu orang tua peraih kostum terbaik, Mahimma Romadhona, mengungkapkan kebanggaannya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat menikmati proses menyiapkan kostum dari bahan daur ulang bersama anak. Kegiatan ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang membangun kedekatan dan menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu juri Eco Little Hero, Pipit Anggraeni, mengaku mengalami tantangan tersendiri dalam menentukan para pemenang.
“Kami cukup kesulitan memilih pemenang karena semua kostum memiliki konsep yang kuat, kreatif, dan penuh pesan kepedulian lingkungan. Setiap karya benar-benar menunjukkan usaha dan kolaborasi yang luar biasa antara anak dan orang tua,” ungkapnya.
Acara ini juga turut dihadiri oleh pimpinan SD dan SMP Alazka Surabaya. Kehadiran mereka memberikan dukungan penuh sekaligus apresiasi atas kreativitas, konsep acara, serta keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah dan orang tua. Para pimpinan tersebut mengaku sangat terkesan dengan kualitas kegiatan dan semangat kolaborasi yang terbangun.
Melalui kegiatan Eco Little Hero, KB TK Alazka Surabaya berharap dapat terus melahirkan generasi kecil yang tidak hanya cerdas dan ceria, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan masa depan bumi. ril/lis