Jakarta | duta.co – PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) mengumumkan bahwa Tambang Emas Pani (PGM) telah memulai proses irigasi di fasilitas heap leach pad, menandai tahap akhir menuju produksi emas perdana pada kuartal pertama 2026.

Proses heap leach melibatkan penpen emas yang dihancurkan dan dialiri larutan kimia untuk melarutkan kandungan emas dan perak. Larutan hasil kaya logam berharga kemudian diproses di Pabrik ADR untuk ekstraksi dan pemurnian, menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion.

Presiden Direktur MGR, Boyke Poerbaya Abidin, menyatakan bahwa produksi emas perdana PGM dapat berjalan sesuai target. Proyek ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Pohuwato melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan UMKM lokal.

PGM memiliki Cadangan Bijih Emas sekitar 4,8 juta ounces dari Perkiraan Sumber Daya Mineral lebih dari 7 juta ounces emas, menjadikannya salah satu tambang emas terbesar di Indonesia. Pada puncak produksi, PGM berpotensi menghasilkan lebih dari 500.000 ounce emas per tahun, menjadikannya sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik.

Seiring dengan optimalisasi operasi heap leach dan pengembangan fasilitas CIL, Tambang Emas Pani berpotensi meningkatkan kapasitas produksi emas dalam jangka menengah hingga panjang. (*)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry